Connect with us

Oknum ASN di Muratara, Terancam Sanksi Gegara Berbulan-bulan Bolos Kerja

Foto ilustrasi. Sumber internet.

Muratara

Oknum ASN di Muratara, Terancam Sanksi Gegara Berbulan-bulan Bolos Kerja

MURATARA,LK-Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara, dikabarkan sudah berbulan-bulan tidak masuk kerja diduga tanpa alasan yang jelas.

Identitas seorang ASN tersebut diketahui berinisial HS, HS merupakan Dokter Gigi yang bertugas di Puskesmas Nibung, Kabupaten Muratara.

HS dikabarkan tidak pernah Aktif melayani masyarakat, sehingga warga yang ingin berobat gigi dan Mencabut Gigi tepaksa ke tempat lain.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Puskesmas Nibung, Dr. Nila Kusuma saat dikonfirmasi membenarkan, dan dia selaku KUPT sudah menindak lanjuti dan sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara.

Menurut Dr. Nila, dia melaporkan itu sudah sesuai dengan surat edaran Bupati Kabupaten Muratara, tentang disiplin ASN.

“Ini sudah ditindak lanjuti, di dinkes juga sudah saya sampaikan,”kata Dr Nila saat dikonfirmasi Linggauklik.com melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2021).

Dijelaskan Nila, awal mula tidak masuk itu bermula yang bersangkutan waktu itu sakit ditambah lagi saat itu pandemi di Indonesia masih heboh-hebohnya, namun sakitnya itu sudah lama.

Memang terang dia, saat itu, waktu  Covid-19 pertama kali dan bikin panik, pelayanan Dokter gigi di Pukesmas Nibung hanya melayani Konsultasi saja guna menghindari penularan Covid-19.

Kebetulan juga, yang bersangkutan waktu itu sedang dalam kondisi hamil, namun itu sudah lama dan sampai sekarang yang bersangkutan tidak masuk kerja berbulan-bulan di Puskesmas Nibung.

“Karena tidak masuk sudah terlalu lama, maka kita sampaikan berulang kali ke yang kebersangkutan, makanya kami langsung tindak lanjuti ke Dinas Kesehatan dan biar Dinas Kesehatan yang menindak lanjuti,”tutupnya.

Padahal Pemerintah Kabupaten Muratara, sebelumnya sudah mengeluarkan surat edaran agar ASN di Kabupaten Muratara bekerja secara profesional dan disiplin.

Karena ASN terikat aturan sebagaimana dicantumkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN. Jika ASN dalam satu tahun Tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 46 hari kerja atau lebih,  dikenakan hukuman disiplin pemberhentian dengan tidak hormat.

Atensi itu dikeluarkan langsung oleh Bupati Muratara H.Devi Suhartoni, kepada kepada para ASN yang bertugas di Pemerintahan Kabupeten Muratara, agar bekerja secara disiplin dan profesional dalam melayani masyarakat.

Dalam hal kedisiplinan ini juga, Pemerintah Kabupaten Muratara mengajak masyarakat ikut melaporkan ketika ada ASN tidak menjalankan tugasnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top