Connect with us

Lahan Kembali Digarap Dan Dihilangkan Barang Bukti

Muratara

Lahan Kembali Digarap Dan Dihilangkan Barang Bukti

MURATARA,LK- Kasus pengrusakan lahan milik Teguh (38) warga Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara, kembali digusur lagi oleh PT Pratama Palm Abadi untuk menghilangkan Bukti Tanam Tumbuh.lahan perkebunan karet seluas 1,4 hektar yang diketahui sejak seminggu terakhir telah habis rata dengan tanah digarap tanpa izin.

Pengusuran dan Pengrusakan lahan ini diketahui Teguh saat berniat ingin meyadap karet miliknya pada minggu pagi (23/12) lalu, sontak sang Teguh kaget melihat kebun karet miliknya sudah bersih dan rata dengan tanah serta beberapa alat berat yang masih berada dilokasi dan belakangan diketahui milik PT.PPA .

Diungkapakan Mat samsian selaku Kuasa Pemilik Kebun, mengatakan terkait permasalahan lahan miliknya yang diserobot dan digarap oleh PT. PPA tanpa izin

” sudah saya lanjutkan kerana hukum dengan melaporkan langsung ke Polres Musi Rawas beberapa waktu yang lalu ditolak Pihak Polres dikarenakan tidak memiliki surat yang kuat hanya memiliki Surat jual beli itu pun dianggap tidak bisa menjadi syarat pendukung untuk laporan.dan sejauh ini belum ada tanggapan atau pengembalian dari pihak perusahaan yang melakukan pengarapan, malahan perusahaan bersikukuh menantang saya untuk silahkan lanjutkan kepihak berwajib.”jelas ia.

Ia menambahkan” PT. PPA ini sudah sering melakukan hal serupa pada masyarakat di Desa Biaro Baru ini mulai dari penyerobotan lahan hingga menunda-nunda permasalahan hamparan plasma sawit masyarakat disini dan kedepan saya akan teruskan permasalahan ini sampai kemanapun karena hingga hak saya bisa kembali lagi dan tidak ada perusahaan bertangan besi dan kebal hukum” tegasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah Sekertaris Desa Biaro Baru Fadli membenarkan telah terjadi perusakan dan pengusuran lahan tanpa pemberitahuan terhadap perkebunan karet sah milik saudara Teguh yang berada di Desa Biaro Baru oleh PT. PPA

“sejak seminggu terakhir dan selaku pemerintah Desa kami telah melakukan kroscek dilapangan baik pemilik lahan sebelumnya yang menjual kepada saudara Teguh dan kondisi perkebunan yang sudah bersih digarap oleh perusahanan menggunakan alat berat bahwa sejauh ini kebun tersebut Sahara milik saudara teguh dengan bukti Surat jual beli “terangnya.

Lanjut Fadli kami juga sudah berusaha mengonfirmasi pihak perusahan terkait hal ini dan meminta bukti kepemilikan lahan tersebut dan perusahaan tidak dapat menunjukan bukti terkait lahan milik Teguh tersebut dan ironisnya pihak perusahaan secara terang-terangan menantang pemerintah Desa Biaro Baru untuk meneruskan kepihak berwajib. Oleh sebab itu Kami Akan menjawab tantang tersebut dan kami siap kemanapun karena ini adalah Sahara hak masyarakat kami dan kepada pemerintah dan pihak terkait agar dapat membantu serta jangan cidrai kepercayaan masyarakat karena ini hak miliknya harapnya (ani)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top