Connect with us

Kenalkan Ciri Khas Daerah, Ketua TP PKK Muratara Raih Anugerah Kategori Inovatif

Foto Ketua TP PKK Hj. Rita Suryani (kanan) saat menerima penghargaan anugerah kategori Inovatif dari Gubernur Sumsel

Muratara

Kenalkan Ciri Khas Daerah, Ketua TP PKK Muratara Raih Anugerah Kategori Inovatif

LINGGAUKLIK-Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Hj. Rita Suryani Devi Suhartoni berhasil meraih anugerah tanda penghargaan Sebagai kategori Ketua TP PKK Inovatif, Selasa (21/12/2021).

Penghargaan tersebut, diberikan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru.

Diterimanya penghargaan itu, karena Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara kreatif, dan memiliki gagasan baru, seperti prestasinya menciptakan ide dan membuat kain tenun khas Kabupaten Muratara, berpadu Kilauan emas dengan motif ‘Teratai Bunga Berantai’ yang menjadi ciri khas kain tenun ini.

Rita Suryani saat ditemui, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena dapat memperoleh penghargaan dari Gubernur Sumatera Selatan.

“Ini merupakan wujud keberhasilan kerja keras bersama, tak lupa pula berkat dukungan komponen Masyarakat beserta Pemkab Muratara,”kata Rita Suryani dalam wawancarainya, Selasa.

Dia menambahkan, prestasi ini merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Muratara. Dan diharapkan, keberhasilan ini menjadi motivasi dan semangat dalam berkarya.

Rita menceritakan sedikit tentang kain tenun, Rita berkata kalau Songket dengan bahan dasar benang benang sutera dan benang emas sartibi ini dibuat pada tahun 2017 dan di gunakan olehnya , pada saat perayaan 17 Agustus 2017.

Menurutnya yang menjadi khas songket ini adalah  kekayaan alam kabupaten Musi Rawas Utara. Baik dari dalam bumi maupun diatas bumi ini.

“Saya terinspirasi oleh batu teratai (Batu tawon, Red) yang berada atau digali dari sungai di Musi Rawas Utara. Dengan melihat motif dari batu tersebut membuat saya terpesona dengan keindahannya, maka timbul ide membuat sesuatu yang menjadi ciri khas dan dituangkan menjadi sesuatu,” tutur Rita Suryani

Setelah melalui proses diskusi dan kajian yang mendalam serta meminta pendapat dari budayawan Sumsel Yudhy Sharofi, maka jadilah songket “Teratai Bunga Berantai”

Motif berantai kata Rita Suryani, terinspirasi dari hewan peliharaan kebanyakan masyarakat Muratara, yaitu kerbau, Maka diambillah bentuk tanduk kerbau yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk berantai.

“Kelebihan dan keunikannya motif tidak pernah ada sama dengan Daerah lain, karena motif hasil karya cipta sendiri, diambil dari kekayaan alam Kabupaten Muratara sendiri dan  mempunyai detail yang tidak bisa ditiru oleh Daerah lain,” sebutnya

Tidak lama lagi kain Songket khas Muratara yang indah dan mewah ini akan segera dipasarkan kepublik, khususnya masyarakat Muratara akan tampil elegan dan bangga mengunakan kain  songket “Teratai Bunga Berantai” ini.

“Insha Allah setelah ini dipasarkan untuk umum sambil proses patennya berjalan,” tutup Rita Suryani yang juga anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumsel, Fraksi Partai PDI Perjuangan ini.

Dia juga menambahkan, selain dirinya anugerah juga diberikan kepada Mulyati Kategori koperasi inovatif terbaik 3. Mustopo kategori masyarakat umum terbaik 3 dan Riska Merita Guru SLTP inovatif terbaik 3.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top