Connect with us

Kegembiraan Anak-anak SAD di Muratara Bisa Belajar dan Internetan Gratis

Foto Taman baca Kemala dilengkapi fasilitas WiFi tersedia di asrama khusus Suku Anak Dalam di Kampung Pitko, Dusun 9, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara

Muratara

Kegembiraan Anak-anak SAD di Muratara Bisa Belajar dan Internetan Gratis

MURATARA,LK-Di Asrama Dinas Sosial Kabupaten Muratara yang menjadi tempat tinggal anak-anak Suka Anak Dalam (SAD) kini sudah dilrngkapi taman baca dan WiFi gratis.

Tentu itu membuat Anak SAD yang mengenyam pendidikan non formal disana gembira.

Taman baca Kemala yang juga asrama khusus SAD berada di Kampung Potko, Dusun 9 Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit. Dan asrama langsung Ketua Bhayangkari Polres Muratara bersama Dinas Sosial Kabupaten Muratara.

Ketua Bhayangkari Polres Muratara, Ny Endang Eko mengatakan taman baca dilengkapi fasilitas WiFi itu untuk menambah semangat anak-anak Suku Anak Dalam.

“Kami senang sekali bisa berbagai bersama anak-anak Suku Anak Dalam di sini,” kata Ny Endang Eko kepada wartawan, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Endang berharap bantuan yang telah diberikan tersebut bisa bermanfaat dan membantu anak-anak Suku Anak Dalam untuk mengejar mimpi mereka.

Endang juga berdoa kelak ada generasi Suku Anak Dalam yang menjadi anggota polisi maupun TNI, bahkan pemimpin di Kabupaten Muratara.

“Pendidikan ini sangat penting, jadi kita sangat mendukung penuh untuk pendidikan anak-anak, termasuk generasi Suku Anak Dalam,” katanya.

Pengurus asrama Suku Anak Dalam, Ahmad Sumanto mengatakan adanya taman baca dilengkapi fasilitas WiFi sangat membantu proses belajar bagi anak-anak Suku Anak Dalam.

“Terima kasih atas perhatiannya, bantuan ini sangat membantu anak-anak di sini, sekarang mereka temotivasi untuk banyak membaca,” ujarnya.

Menurut Sumanto, selama ini memang sarana baca masih minim di asrama khusus Suku Anak Dalam milik Dinas Sosial Muratara itu.

Tapi setelah adanya bantuan taman baca yang dilengkapi WiFi tentu sangat membantu kualitas belajar mengajar di asrama tersebut.

Sumanto mengungkapkan, saat ini ada 85 anak yang sekolah di asrama Suku Anak Dalam mulai tingkat SD hingga SMA.

“Awalnya jumlahnya 100 anak lebih, ada yang sudah tamat sekolah, tahun ajaran baru ini kita tetap menerima pelajar dari anak-anak Suku Anak Dalam,” katanya.

Sumanto mengaku memang membutuhkan tenaga ekstra untuk mengajak anak-anak Suku Anak Dalam belajar di asrama khusus tersebut.

“Kami menggunakan pendekatan khusus untuk mengajak anak-anak agar mau belajar di sini.”

“Dan yang lebih penting lagi kita harus membuat mereka betah tinggal di sini sampai tamat sekolah,” katanya.

Salah seorang pelajar, Dwi Juwita mengaku senang dengan adanya taman baca yang dilengkapi fasilitas WiFi di asramanya.

Menurut dia, taman baca dan fasilitas WiFi bisa membantu memaksimalkan proses belajar mengajar dirinya dan teman-temannya.

“Asyik kak, bisa internetan, senang sekali kami, ada banyak buku juga untuk dibaca, kami tambah semangat belajar,” katanya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top