Connect with us

Jembatan Gantung ini Butuh Rehab

Muratara

Jembatan Gantung ini Butuh Rehab

Muratara,LK-Memprihatinkan Jembatan gantung di Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara)terlihat Rusak menjadi keluhan warga setempat.Rabu 29/10/2019

Jembatan yang membentang dialiran Sungai Rawas itu menjadi tumpuan warga khususnya Petani karet dan petani sawah yang sering melintasi jembatan

Nurhasan, warga setempat mengaku jembatan sudah mengalami kerusakan sejak lima tahun lalu akibat di terjang banjir, namun sempat diperbaiki dengan swadaya masyarakat Desa

“Tahun 2014 lalu jembatan ini rusak di terjang banjir, dengan swadaya masyarakat jembatan dapat diperbaiki, tetapi kini sudah rapuh kembali dan lantainya hanya dibenari dengan kayu seadanya” ungkapnya

Menurut Nurhasan, jembatan gantung tersebut penumpang perekonomian masyarakat setempat yang bekerja sebagai petani karet dan petani sawah

“Ini jalan sentral masyarakat yang ingin menyadap karet, juga bagi warga yang ingin ke sawah, jalan ini satu satunya” kata ia

Dia menuturkan, akibat jembatan yang sudah banyak kayu yang rapuh, perna ada warga yang terjatuh saat melintas bahkan bersamaan dengan kendaraan motornya

“Perna ada yang jatuh, bahkan motornya juga ikut, namun selamat karena jatuhnya dipangkal jembatan” terang ia

Agar tidak terjadi korban jiwa, ia berharap jembatan dapat segera diperbaiki oleh pemerintah, baik pemerintah setempat maupun pemerintah Kabupaten

“Kita harapkan jembatan ini segera diperbaiki, khawatir nya nanti akan ada korban jiwa, bila tidak secara permanen lantainya saja diperbaiki, jangan hanya di survei terus” harapnya

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Baung, Mulkan membenarkan kondisi jembatan gantung di Desa yang dipimpin nya telah mengalami kerapuhan di bagian lantainya

Dikatakan Mulkan, jembatan itu sempat mengalami kerusakan parah pada tahun 2014 lalu, karena sangat dibutuhkan akhirnya dengan swadaya masyarakat jembatan diperbaiki

“Ya benar jembatan gantung di Desa Sungai Baung mengalami kerusakan di bagian lantainya yang sudah lapuk dimakan usia” kata ia

Dia juga membenarkan bahwa jembatan tersebut merupakan satu satunya akses bagi warga yang akan pergi menyadap karet maupun ke sawah

Dijelaskan Mulkan, bahwa hampir 90 persen masyarakat yang dipimpin nya bekerja sebagai petani, baik petani karet maupun petani padi, dan rata rata kebun mereka di semberang Desa dengan jalan satu satunya jembatan gantung tersebut

“Setiap hari ramai warga sini yang lalu lalang di atas jembatan, karena hanya itulah jalan menuju perkebunan, sedang masyarakat disini hampir semuanya merupakan petani” tutur ia

Dia menambahkan, bahwa jembatan sudah pernah di usulkan ke Pemkab Muratara, namun baru sebatas di survei dan sampai saat ini belum diperbaiki

“Sudah pernah diusulkan, dan juga sudah di survei, tetapi sampai kini belum juga diperbaiki, mau dibangun dengan dana desa tidak cukup, tahun depan akan diusulkan lagi dalam musrenbang” tegas ia.(ani)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top