Connect with us

Hampir Semua Desa di Kabupaten Muratara Sulit Mendapatkan Air Bersih

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Muratara

Hampir Semua Desa di Kabupaten Muratara Sulit Mendapatkan Air Bersih

MURATARA,LK-Hampir semua Desa di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan mengalami rawan kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang melanda, akibatnya di butuhkan suplai air bersih.

Karena sebenarnya masyarakat di Kabupaten Muratara ini susah sekali dengan air bersih di 82 Desa, walaupun Masyarakat yang tinggal di pinggir sungai, kenapa karena airnya sudah kotor.

Seperti yang dikeluhkan oleh seorang tokoh Masyarakat di Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara Hartawan Seman.

“Air bersih yang menjadi kendala masyarakat disini. Masyarakat disini mereka banyak menggunakan air dari Sumur Bor, tapi apa, kedalamannya paling 20 meter, air sendiri tidak bersih dan bauh karat,”ujar ia Kamis (15/10/2020).

Jadi masyarakat disini sambungnya, berharap ada air bersih mungkin itu air PAM, dan kalau memang sumur bor ya kedalamannya 100 meter.

Sehingga dengan kurangnya kebutuhan air bersih, membuat masyarakat khususnya di Desa Mulya Jaya tersiksa.

Alangka baiknya, di Desa tempat ia tinggal dibangun beberapa titik sumur bor untuk masyarakat mendapatkan air.

“Mudah-mudahan ia berharap pemimpin kedepan dapat memperhatikan dan memberikan air bersih bagi Masyarakat di desa-desa, karena air bersih merupakan sumber kehidupan,”ujarnya.

Bahkan terang ia, guna konsumsi air bersih dirumah mereka rela mengeluarkan uang untuk.membeli air galon.

Hal tersebut juga dikeluhkan oleh Ardi warga Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya, ia juga mengeluhakn air bersih di Desanya.

Memang Desanya sudah dibangun PAM, tetapi airnya belum mengalir ke setiap rumah-rumah warga.

“Seperti di Kampung 1 ada PAM tapi tidak berfungsi, sehingga warga disana menggunakan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari,”ujar Ardi

Air sumur itu pun belum tentu baik untuk dikonsumsi, apalagi yang didekat payau, air sumur setelah dimasak mengandung karat-karat sehingga tak baik dikonsumsi.

Calon Bupati Muratara nomor urut 1 (satu) H. Devi  Suhartoni menanggapi, memang dari hasil ia berkunjung ke Desa-desa di Kabupaten Muratara, banyak Masyarakat Desa yang mengeluhkan air bersih. Seperti warga SP 8 Desa Mulya Jaya Kecamatan Nibung.

Menurutnya, agar masyarakat di SP 8 mendapatkan air bersih, sudah seharusnya sumber air dibuat sebanyak lima titik, mengingat dari demografi SP 8 maupun desa-desa yang lain, bisa saja disini dibikin air Pam kecil.

“Lima titik ini maksudnya akan dibikin titiknya itu sumur dalam, seperti yang dibuat dibeberapa daerah,”ujarnya.

Nanti lima titik di SP 8 ini, itu akan di bagi di blok-blok. untuk Kepetingan masyarakat agar mendapatkan air selama 24 jam dan 365 hari.

Pastinya, salah satu satu janji politik ia akan membuat kebutuhan air bersih di seluruh Desa.

Menurutnya, saluran air harus dibuat dengan benar, bahkan dengan anggaran yang tidak sedikit, pengerjaannya juga dikerjakan dengan benar, dan ia tidak ingin dikerjakan dengan asal-asalan.

Karena apa, jika dikerjakan dengan asal-asalan dan pemborongnya sendiri mempunyai niat untuk korupsi, itulah sebabnya air tidak mengalir.

Seperti yang seharusnya membuat sumur dengan kedalaman 80 meter dan dibuat 25 meter, itu kan tidak bener.

Isnya Allah dengan pengalamannya selama mejabat Wakil Bupati, itu akan ia bikin lebih baik lagi.

“Air bersih ini saya sudah nyatakan tidak ada toleransi, air bersih itu harus mengalir selama 24 jam”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top