Connect with us

H.Devi Suhartoni Serius Benahi Irigasi Yang Menjadi Penyebab Petani di Muratara Gagal Panen

Foto H. Devi Suhartoni saat mendengarkan keluhan masayarakat di Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara

Muratara

H.Devi Suhartoni Serius Benahi Irigasi Yang Menjadi Penyebab Petani di Muratara Gagal Panen

MURATARA,LK- Kawasan Pertanian  kerapkali mengalami persoalan irigasi, seperti yang terjadi di Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara petani sering gagal panen saat musim kemarau tiba.

Seperti yang dikeluhkan Seorang warga Bukit Langkap Abdul Aziz, mengatakan banyak sawa yang setiap kali musim kemarau terancam gagal Panen dikarenakan kekurangan air.

Sehingga mengakibatkan tanah kering. Dan  membiarkan sawahnya tidak terurus. Bukit Langkap merupakan daerah salah satu lumbung padi di Kabupaten Muratara.

Dari tahun ke tahun masalah kekurangan air selalu dirasakan Petani.

“Disini tak ada panen raya, yang ada panen yang dirayakan, karena hasil panen tidak berlimpah”keluh Abdul Aziz dihadapan calon Bupati Kabupaten Muratara nomor urut 1 (satu) H. Devi Suhartoni.

Jika musim kemarau jelasnya, Kondisi sawah begitu memprihatinkan, nasib Petani yang mencari sesuap Nasi harus harus dikecewakan dengan Kondisi sawah yang kekurangan air.

Dan itu Penyebab utamanya adalah Kekurangan air, dan juga kurangnya perhatian Pemerintah terhadap sumber Irigasi Masyarakat.

Calon Bupati nomor urut 1 (satu) H. Devi Suhartoni berjanji akan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya, pastinya ia akan membuat saluran irigasi dari Sungai di Desa Bukit Ulu dan mengalir ke sawah-sawah yang ada di Desa Bukit Langkap.

“Muratara ini loh, punya masalah ketika musim hujan sawah banjir dan ketika musim kemarau air kekurangan,”ujarnya.

Akibat dari dampak itu, mengakibatkan para petani di Muratara banyak yang mengalami gagal panen. Misalkan di Daerah Luar Muratara yang aliran irigasinya sudah teraliri dengan baik,  bisa saja penen panen mereka dalam setahun 5 sampai 6 kali, ini kan contoh, Sementara Kabupaten Muratara sendiri hanya 1 kali panen dan jumlah padinya tak banyak.

Dan ini menjadi masalah dari tahun ke tahun.

“Memang benar di Muratara ini tak ada panen raya, yang ada itu panen yang dirayakan,”tegasnya.

Dan tentunya sambung ia, ini menjadi barometernya kedepan, untuk meningkatkan hasil panen para petani khususnya di Kabupaten Muratara.

“Saya ingin panen petani meningkat, misal  sekarang 100 ton beras, kedepan menjadi 200 ton,”jelasnya.

Dan tentunya, dengan meningkatnya hasil panen, menjadi tolak ukurnya membawa Kabupaten Muratara Pemerintah Pusat , untuk diajukan mendapatkan bantuan dari kementerian agar petani bisa berkembang.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top