Connect with us

Emak-emak di Desa Sungai Lanang Muratara Pasang Badan, Bela Program HDS-Tullah

Foto nampak emak-emak di Desa Sungai Lanang, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara antusia dan percaya dengan program-program yang disampaikan HDS-Tullah

Muratara

Emak-emak di Desa Sungai Lanang Muratara Pasang Badan, Bela Program HDS-Tullah

MURATARA,LK-Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Muratara dinodai aksi tidak terpuji. Keinginan masyarakat di Kabupaten Muratara yang hendak merayakan pesta demokrasi dalam rangka memilih kepala daerah berkualitas sedikit terusik. Dugaan black campaign terjadi.

Dugaan aksi black campaign (Kampanye Hitam) yang mengarah salah satu calon bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muratara nomor urut 1 H. Devi Suhartoni dan H.Innayatullah yang dilakukan oleh oknum DPRD Kabupaten Muratara.

Kampanye hitam yang mengarah ke pasangan HDS-Tullah mendapat tanggapan dari emak-emak Desa Sungai Lanang, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.

Suryati mengaku hal-hal yang dituduhkan terhadap program-program HDS-Tullah tidak benar, dirinya selaku Masyarakat sangat percaya dengan program-program yang disampaikan oleh pasangan HDS-Tullah.

Dirinya setelah mendengar program yang disampaikan langsung oleh Ustad Innayatullah saat kampanye di Desanya Sungai Lanang. menurut ia itu program yang masuk akal, dan mengenai hati para emak-emak di Desa Sungai Lanang.

“Ya kami mak-mak Desa Sungai Lanang percaya dengan program beliau, program beliau mengenai hati kami selaku masyatakat kecil,”ujar Suryati kepada Linggauklik.com, saat dibincangi.

Dikatakan Suryati, apalagi yang menyampaikan program-program tersebut adalah seorang ustad, seorang ulama, dan tidak mungkin seorang ulama menbohongi Masyarakat, hanya untuk mendapat simpatisan Masyarakat.

“Kami sangat percaya dengan program yang disampaikan ustad,”ujarnya.

Sementara itu ditambah oleh Tusnawati, yang mengaku betah duduk berjam-jam mengikuti kampanye ustad Inayah karena dirinya merasa sejuk mendengar kampanye ustad Inayah.

Menurutnya program yang disampaikan beliau masuk akal, dan pastinya mengenai hati nurani masyarakat, program beliau sangat cocok untuk masyarakat kecil seperti dirinya.

Tusnawati, sendiri sangat menginginkan program prioritas HDS-Tullah Seperti, bantuan berobat gratis, bantuan lansia dan program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi para emak-emak, ada juga umrah gratis setiap tahunnya dan juga sekolah gratis.

Dari pantauan Linggauklik.com, Memang tampak antusias mengikuti kampanye HDS-Tullah, saat kampanye emak-emak dan bapak-bapak fokus mendengarkan visi dan misi yang disampaikan oleh Ustad Inayah.

Terlihat juga tak ada satupun emak-emak yang meninggalkan lokasi kampanye, mereka terlihat asik mendengar ustad berkampanye menyampaikan program-programnya.

Ditempat yang sama ditambah oleh Pemudah Desa Sungai Lanang Frengki yang mengaku kecewa dengan perkataan-perkataan oknum dewan yang menyampaikan kampanye hitam perihal program-program HDS-Tullah.

Seharusnya ditegaskan Frengki, seorang dewan mendukung program yang pro terhadap masyarakat, bukan malah membodoh-bodohi masyarakat seperti itu.

Karena sambungnya, dewan dilahirkan dari Masyarakat dan untuk Masyarakat. Program HDS-Tullah program yang masuk akal.

Jadi komentar dari oknum dewan tersebut yang mengatakan pendapatan APBD di Kabupaten Muratara kecil dan ia selaku pemuda siap mengajak dewan untuk membuat forum resmi mendebatkan hal tersebut.

“Jadi kalau mereka bilang APBD kita kecil tak bisa untuk program berobat gratis itu tak masuk akal,”ujar Jebolan Universitas Jambi ini kepada Linggauklik.com.

Masalah APBD, itu tergantung kepala Daerahnya, kalau dia bisa memetahkan maka dapat terealisasi, karena anggaran APBD Muratara bisa mencapai Rp1,1 triliun.

Di Kabupaten Muratara ini merupakan Kabupaten yang kaya, Kabupaten Muratara memiliki tambang-tambang besar. Dan dorinya yakin program beliau akan terealisasi.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top