Connect with us

Dimalam ke-17 Bulan Ramadan, Pemkab Muratara Gelar Nuzulul Qu’ran

Foto wakil Bupati Kabupaten Muratara H. Inayatullah saat memberikan sambutannya

Muratara

Dimalam ke-17 Bulan Ramadan, Pemkab Muratara Gelar Nuzulul Qu’ran

LINGGAUKLIK-Malam ke-17 Ramadan, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1443 H Tingkat Kabupaten di Rumah Dinas Wakil Bupati H.Inayatullah di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Muratara, Selasa (19/4/2022).

Wakil Bupati H. Inayatullah hadir bersama dengan unsur Forkopimda, Asisten, Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Tokoh Agama dan juga Masyarakat dan juga hadir penceramah Ustad Aidil Fitriansyah.

Saat waktu Sholat Isya dan akan melaksanakan Sholat Taraweh, di Kabupaten Muratara diguyur hujan yang sangat deras disertai angin. Sehingga para jamaah usai melaksanakan sholat berjamaah di tenda yang ada didepan rumah Wabup, harus bergeser kerumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan, Nuzulul Qur’an merupakan salah satu peristiwa bersejarah bagi Umat Islam. Yaitu peristiwa turunnya wahyu Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW untuk memberi petunjuk kepada manusia.

“Bagi umat Islam Al Qur’an, adalah sumber utama ajaran Islam, dan sumber ilmu pengetahuan yang tidak ada habisnya untuk digali dan dikaji.”kata Wakil Bupati H. Inayatullah.

Dijelaskan Wabup jika Al-Qur’an, telah menyajikan substansi hubungan manusia dengan Tuhan (hablum minallah), hubungan manusia dengan sesamanya (hablum minan naas), dan hubungan manusia dengan alam semesta.

Sebabnya Al-Qur’an telah mengajarkan kepada Manusia tentang toleransi, keadilan, kebaikan, kedamaian, kesejahteraan dan tidak mengajarkan kedzaliman, apalagi kekerasan.

“Mudah-mudahan melalui peringatan malam Nuzulul Qur’an kesadaran akan pentingnya Alquran dalam kehidupan sehari-hari,”ujar dia.

Sementara Ustad Aidil Fitriansyah dalam ceramahnya menyebut Nuzulul Qur’an merupakan salah satu peristiwa bersejarah bagi Umat Islam.

Dijelaskan Ustad Aidil jika, Segala aspek Kehidupan didunia ini harus berpegang teguh kepada Al-Qu’ran, begitupun pemimpin dalam memimpin suatu wilayah harus terimplementasi.

“Yakni melaksanakan terhadap nilai-nilai yang terkandung didalam Al-Qur’an,”ujar Ustad Aidil.

Dan sambung dia, Bila aspek itu terlaksanakan, maka Insya Allah Mutatara berhidayah dapat diwujudkan.

“Jadi semuanya itu loh, berlandaskan dengan nilai Al-Qur’an,”ucapnya.(rdw)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Muratara

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top