Connect with us

Dicegat Ibu-ibu, 10 Hari Proyek PDAM Terbengkalai

Muratara

Dicegat Ibu-ibu, 10 Hari Proyek PDAM Terbengkalai

MURATARA, LK– Pembangunan intake instalasi pengolahan air (IPA) PDAM sebagai upaya untuk target pengembangan jaringan,khususnya di wilayah desa Lawang agung dan kelurahan Rupit kecamatan Rupit. Dengan harapan bisa membantu masyarakat sekitarnya.

Apa yang terjadi terhadap bangunan tersebut?
Sudah sepuluh hari bangunan itu tidak dikerjakan lagi lantas pengerjaan terhambat tidak dibolehkan oleh warga sekitar dengan alasan pipa PDAM tidak boleh melewati tanah warga.

Informasi bangunan ini merupakan bantuan dari pusat untuk menggantikan PDAM yang dibangun di tepi danau belakang Minang Indah Desa Lawang Agung pada tahun 2016 lalu dengan menelan anggaran delapan milyar lebih.

Menurut lek Nur (50) tukang bangunan, mereka sudah sepuluh hari tidak bekerja dikarenakan di stop warga setempat.

“Kami sudah 10 hari tidak kerja dicegat ibu ibu saat kami ingin memasang pipa air,sejak saat itulah sampai sekarang kami tidak bekerja cuma makan tidur saja disini tidak bisa ngapa-ngapain,” jelasnya.

Mereka sudah melaporkan hal itu dengan atasannya tapi sampai sekarang (saat berita ini diterbitkan-red) belum ada perkembangan. (ani)

Penulis : Zaida Abdi – copyright@linggauklik.com 2018

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top