Connect with us

Devi Suhartoni Geram, Nama dan Fotonya Dicatut Guna Penipuan Berkedok Lelang KPKNL

Foto bukti nomor telepon dan foto H. Devi Suhartoni yang dicatut dan digunakan untuk menipu

Muratara

Devi Suhartoni Geram, Nama dan Fotonya Dicatut Guna Penipuan Berkedok Lelang KPKNL

MURATARA,LK-Nama Wakil Bupati Kabupaten Muratara H. Devi Suhartoni (HDS) dicatut seseorang  yang diduga akan menipu. Orang yang mengaku HDS tersebut menggunakan Nomor ponsel 0831-6659-9622.

Modus pelaku yakni dengan cara mengunakan foto profil bergambar HDS dengan menggunakan baju putih, memakai peci hitam, serta tangan dengan slogan SepadanNian dan menawarkan barang lelang internal seperti mobil dan sepeda motor dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPKNL).

lalu para pelaku menawarkan sebuah mobil dan sepeda motor lelang dengan harga murah. Korban diberikan janji akan menang lelang, jika korban mengirimkan down payment (DP) sejumlah uang atau uang muka.

“Orang itu menggunakan nama saya dan gambar saya di profil WhatsApp, dan kemudian menghubungi sejumlah rekanan saya,”kata H. Devi Suhartoni kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Orang itu, kata dia, mengaku sebagai dia dan meminta sejumlah rekanannya untuk mengambil lelang mobil dan motor dari KPKNL. Tentu tegas ia tidak mungkin ia bisa ikut melelang barang yang bukan miliknya.

Dia mengatakan, temannya dihubungi orang melalui WA dengan foto profil dan nama H.Devi Suhartoni.Pelaku menginformasikan adanya lelang mobil dan motor di Kementerian Keuangan menyatakan bisa membantu mengikuti lelang tersebut. Syaratnya, korban harus mentransfer uang DP terlebih dahulu.

HDS mengimbau, buat rekan mitranya, staffnya dan Kepala Dinas, Kades-kades dan juga Masyarakat apabila ada yang menghubungi menggunakan namanya dan gambar dirinya, lalu mengaku-ngaku dan seolah-olah melelang barang elektronik maupun mobil dengan mencatut namanya agar tidak dilayani.

Modus pelaku adalah menghubungi calon korban dengan cara chatting menggunakan aplikasi whatsapp (WA) dengan foto profil HDS.

Tentu ia terkejut mendapat informasi tersebut, dan meminta kepada semua pihak untuk waspada dengan penipuan.

“Saya masih pakai nomor lama aktif,” ucap dia.

Tentu ia mengecam keras bahwa itu bukanlah dirinya dan tidak mungkin dirinya bisa melelang barang milik orang lain.

“Sejauh ini saya belum tahu apakah ada pihak yang dirugikan akibat aksi penipu ini, saya menghimbau agar semua pihak ber hati-hati” ujarnya

Devi merasa geram dan menjelaskan jika  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) atau KPKNL selalu mengumumkan pelaksanaan lelang melalui situs web resminya, tidak ada permintaan uang muka untuk dapat ditunjuk sebagai pemenang lelang.

Selain itu, ia informasikan kepada masyarakat bahwa tidak ada proses lelang yang dilakukan melalui telepon, media sosial maupun pesan singkat.

Hingga kini, tim dari HDS terus menelusuri dan nelacak pelaku, karena pelaku sendiri sudah berupaya berniat buruk kepada HDS demi kepentingan pribadi dan merugikan orang lain.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top