Connect with us

Buruknya Akses Jalan di Desa Pauh Banyak Pasien Gagal Berobat

Warga Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten muratara

Muratara

Buruknya Akses Jalan di Desa Pauh Banyak Pasien Gagal Berobat

MURATARA,LK-Kabupaten Muratara, berada Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kabupaten Muratara memiliki masalah klasik, mulai dari jalan rusak hingga akses yang tak pernah disentuh oleh Pemerintah, sehingga tidak semua warga di daerah itu bisa dengan mudah ke ibu kota provinsi.

Kabupaten Muratara menjadi satu-satunya daerah yang masih berstatus tertinggal di Sumatera Selatan (Sumsel). Muratara masuk dalma daftar daerah yang menyandang gelar tertinggal.

Seperti yang dikeluhkan oleh Pemuda-pemuda Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara bernama Bambang (30), ia sangat mengharapkan untuk kemajuan Kecamatan Rawas Ilir kedepan.

Dan tentunya, mereka memastikan tak mau lagi dipimpin oleh Bupati  yang sekarang ini, sebab karena dipimpin Bupati sekarang, Kecamatan Rawas Ilir menjadi terpuruk dan tidak ada kemajuan.

“Di Kecamatan Rawas Ilir ini banyak jalan yang rusak,”ujarnya kepada wartawan saat diwawancarai, Minggu (11/10/2020).

Karena jalan rusak itu u ungkap Bambang,  banyak warga-warga yang terkadang sakit tidak bisa diselamatkan sampai ketujuan rumah sakit dan gagal berobat karena meninggal dunia tak mendapatkat perawatan medis kesehatan karena terhambat jalan rusak.

Memang sambungnya, saat ini pukesmas sudah ada, tapi sulitnya kan seandanya tidak ada atau lengkapnya peralatan medis, sehingga pasien diminta untuk dirujuk kerumah sakit Kota dan Kabupaten. karena terkendala jalan, pastinya terhambat sangat.

“Saya melihat tidak hanya jalan di Dusun-dusun saja yang akses jalannya rusak, jalan akses Kabupaten juga banyak yang rusak,”jelasnnya.

Oleh sebab itu, warga di Desa Pauh Raya sangat mendukung penuh calon pemimpin nomor urut 1 (satu), walaupun bagaimana keadaanya dia tetap ingin putra Daerah Rawas Ilir menjadi Bupati tidak ada yang lain.

“Karena kami mengharap untuk kemajuan rawas Ilir untuk kedepan,”jelasnya.

Dan ia berani menjamin, pasangan nomor urut 1 saat ini sudah memperoleh dukungan suara 60 persen dari warga Desa Pauh, dan bisa saja saat pemilihan nanti pada 9 Desember bisa lebih lagi.

“Yang pasti kami tak mau lagi dipimpin oleh Bupati yang sekarang, sebab karena dipimpin Bupati sekarang Rawas Ilir menjadi terpuruk dan tidak ada kemajuan,”tegasnya.

Jadi harapan Masyarakat di Desa Pauh, kedepan kepada pak Devi Suhartoni yang insya allah menang dan menjadi Bupati Muratara, agar memperbaiki jalan agar sebagus-bagus mungkin.

Karena apabila jalan di sudah bagus  Pastinya warga disana menjadi lebih cepat saat ingin pergi ke Kota, Kabupaten dan Juga Provinsi.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top