Connect with us

BPBD Muratara Mulai Cepat Tanggap

Muratara

BPBD Muratara Mulai Cepat Tanggap

MURATARA.LK-Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tinjau lokasi banjir di Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo dan Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Jum’at (7/12/2018)

Kepala BPBD Muratara Zulkifli melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Kasir Masuli didampingi Kasubag TU, Dita Alamit serta empat orang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) mengatakan pihaknya turun ke lapangan setelah mendapatkan informasi dimedia sosial  bahwa banjir yang ada di Desa Karang Dapo dan di Kelurahan Karang Dapo sudah cukup parah.”Makanya kita langsung ngecek kelokasi, ternyata berita yang ada dimedsos itu adalah hoax dan berita itu terlalu dibesar besarkan. Memang benar disana sudah terkena banjir namun airnya tidak sampai ke lutut orang dewasa atau antara 50 cm hingga 75 cm,”Katanya

Sesudah meninjau lokasi banjir di Kelurahan Karang Dapo lanjut Kasir Masuli, kemudian pihaknya melanjutkan perjalanan menuju Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir untuk melihat langsung ke lokasi banjir.”Di desa mandi angin sendiri sudah sekitar 60 persen yang terkena banjir dengan ketinggian airnya sekitar 70 cm, namun spotnya didalam desa mandi angin yakni jalan yang menghubungkan Rawas ilir dengan ibu kota kabupaten dengan ketinggian airnya sekitar 60 cm. Selain spot didalam desa, ada lagi spot yang agak parah yakni di ulu desa mandi angin dengan ketinggia air sekitar 150 cm,”Terangnya

Diungkapkannya, Untuk spot banjir di Ulu Desa Mandi Angin dengan ketinggian air sekitar 150 cm, sehingga bagi kendaraan seperti mobil carry dengan sepeda motor tidak bisa melewatinya kecuali menggunakan jasa perahu dan itu tidak menjadi hambatan bagi warga untuk menuju ibu kota kabupaten muratara.

Masih dikatakan Kasir Masuli, selain Kelurahan Karang Dapo dan Desa Mandi Angin, pihaknya juga mendapat laporan dari Camat Rawas Ilir bahwa di Kelurahan Bingin Teluk dan Desa Pauh  Kecamatan Rawas Ilir juga sudah terkena banjir.”Kalau di Kelurahan Bingin Teluk ketinggian airnya berkisar 20 cm hingga 80 cm. Sedangkan di desa Pauh, ketinggian airnya sekitar 20 cm hingga 80 cm.selain desa mandi angin belum terjadi banjir.”

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Muratara khususnya Kecamatan Rupit, Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir Walaupun banjir itu sudah merupakan banjir musiman namun harus tetap waspada karena saat ini curah hujan masih tinggi.”Kami menghimbau kepada masyarakat harus tetap waspada terutama pada anak anak, diharapkan kepada Kades maupun Camatnya agar melaporkan segera situasi di daerahnya masing masing,”Harapnya

Sementara itu, Heri Martoni Camat Rawas Ilir Kabupaten Muratara saat dikonfirmasi membenarkan jika ada beberapa desa di kecamatan rawas ilir yang sudah terkena banjir yakni Desa Mandi Angin, Kelurahan Bingin Teluk, Desa Beringin Makmur satu, Desa Batu Kucing dan Desa Pauh.”Saat ini ketinggian airnya sekitar 20 cm hingga 80 cm, namun yang parah terjadi di Desa Mandi Angin dengan ketinggian airnya mencapai 80 cm,”Kata Camat

Masih dikatakan Heri Martoni, saat ini kondisi Kecamatan Rawas Ilir masih tahap normal.”Kalo saat sekarang kondisi Rawas Ilir masih tahap normal, tapi kalo curah hujannya tinggi ketinggian airnya jelas bertambah. Siang ini cuacanya cerah, namun belum tau cuaca malam nanti,”Terangnya

Camat menjelaskan, untuk akses transportasi dari ibu kota kabupaten menuju Bingin Teluk bisa melewati jalan alternatif yakni jalan SP 4 Karang Dapo atau lewat Kecamatan Nibung.”Mudah mudahan banjir ini tidak terlalu tinggi dan juga tidak membawa musibah tetapi bisa membawa rejeki,”Harap Camat.(ani)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top