Connect with us

Belasan Mobil Dinas Masih Terpakir di Rumah Pribadi Bupati Muratara

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Muratara

Belasan Mobil Dinas Masih Terpakir di Rumah Pribadi Bupati Muratara

MURATARA,LK-Hingga kini sejumlah mobil dinas (mobdin) milik Pemerintah Kabupaten Muratara masih bertahan di Rumah Pribadi Bupati Muratara H. Syarif Hidayat, belum diketehui kenapa mobil tersebut belum dibawa Dinas Bagian Umum ke Pemkab Muratara.

Namun Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara Munawir mengatakan memang saat cuti Pilkada, petahana harus mengembalikan seluruh aset milik Negara, dan memang seluruh aset Kemarin pihaknya sudah meminta berita acara mengenai aset yang sudah diserahkan,  semua Petahana sudah serahkan dan termasuk pak Devi sudah duluan.

Dikatakannya, pada tanggal 24 September saat dirinya bertemu dengan pak Bupati, pak Bupati mengaku kalau rumah itu adalah rumah pribadinya. Namun karena ia takut terpakai sendok, makanya dia sudah tidak menempati rumah pribadi yang sekaligus rumah Dinas.

“Agar tidak digunakan semua mobil sudah kita rantai semua,”tegasnya.

Sebenernya kata Munawir, dirinya menginginkan seluruh kendaraan dan barang-barang Negara semestinya dibawa dulu kebagian umum di kantor Pemkab Muratara jangan diletakan di rumah Pribadi.

Namun jelasnya, mereka pihak Pemda beralasan takut menaruh mobil itu di Kantor Pemda, karena mereka khawatir apabila di malam hari siapa yang menjaganya, jadi mereka takut kehilangan.

Padahal sebenernya masalah jaga-jaga barang milik negara itu tugas dari bagian umum.

“Saya ingatkan pertama, dan di Posko bertemu Pak Devi dan mengatakan kalu ia sudah seminggu keluar dan semua aset rumah dinas dan lain-lain sudah dikunci semua dan akan diserahkan tim dengan pihak Pemerintah Bagian Umum,”jelasnya.

Selanjutnya, dirinya mengecek ke bagian umum dengan menghubungi Kepala Bagian Umum Zazili dan mengatakan bahwa semua sudah menyerahkan termasuk Bupati, sudah tidak menempati rumah itu lagi.

Mengenai rumah tersebut, sebenarnya itu rumah Pribadi, tapi dikontrakan ke Pemda, namun sebenarnya barang-barang itu sudah habis pakainya.

“Jadi mulai dari mobil, dan lain sudah ada diumum semuanya,”ucapnya.

Oleh sebab itu, seluruh panwascam sudah ia perintahkan untuk ke Dinas, jangan sampai ada kegiatan kampanye dan menggunakan fasilitas negara.

“Seluruh panwas ke kecamatan-kecamatan, jangan sampai netralitas ASN juga menjadi persoalan kedepan,”tutupnyam

Selanjutnya Linggauklik.com, mencoba mencari informasi ke Bagian Umum, saat didatangi di kantor Kapala Bagian umum Zazili tidak ada ditempat kerjanya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top