Connect with us

Aipda Annizar Perangi Narkoba Dengan Buat Forum Masyarakat Pembersih Narkoba

Muratara

Aipda Annizar Perangi Narkoba Dengan Buat Forum Masyarakat Pembersih Narkoba

MURATARA,LK-Termotivasi memajukan pendidikan, seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, terpanggil untuk mengajar Suka Anak Dalam (SAD) dan memerangi narkoba, Ia adalah Aipda Annizar yang kini mejabat sebagai Kanit Unit Reskrim Polsek Rawas Ilir.

Sebelum ia menjabat sebagai Kanit Reskrim, ia lebih dahulu mejabat sebagai Kanit Binmas di Polsek Rawas Ilir, selama ia menjabat sebagai Kanit Binmas, ia perna mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Presiden Joko Widodo dan Kapolres AKBP Hari Brata.

Penghargaan itu ia terimah, sebab ia telah memberikan kinerjanya dalam hal pendidikan kepada SAD di Kecamatan Rawas Ilir. Karena kebaikannya tersebut, ia juga mendapat gelar Temegung Pembina dari SAD.

“Selain saya yang mendapat gelar Kapolda juga mendapat gelar temenggung Jaya dan Kapolres Temenggung Menang,”kata Aipda Annizar, Minggu (27/1/2019).

Dan tentunya dengan jabatan baru sebagai Kanit Reskrim di Polsek Rawas Ilir, ia akan selalu berusaha  memberikan yang terbaik, terutama dalam hal rasa aman, nyaman kepada Masyarakat dan para Investor.

“Harapannya agar Kamtibmas yang lebih kondusif lagi dan para inverstor mesara aman untuk kegiatannya selama di Rawas Ilir,”ujarnya.

Sebab itu agar terciptanya wilayah yang terbebas dari tindakan kriminal 3C yakni Curas, Curat dan Curanmor, pihaknya melaksanakan pam swakarsa yang melibatkan masyarakat bersama dengan petugas Polsek, serta membentuk  forum pemberatasan anti narkoba dan ungkap kasus.

Selain terciptanya Kamtibmas, ia juga akan menjadikan Kecamatan Rawas Ilir bebas dari narkoba, dengan membuat forum pemersatu masyarakat pembersih narkoba Kecamatan Rawas Ilir.

“Kita punya forum pemberantasan dan anti narkoba dengan selogan mumpung lom terlambat gancang kite perbaiki,”terangnya.

Dalam forum yang dibuatnya tersebut sekarang sudah ada 58 orang pecandu narkoba direhab, dan 15 diantaranya adalan pecandu berat. Harapan Aipda Hannizar dengan adanya forum anti narkoba ini, para korban narkoba tersebut dapat hidup kembali, berprilaku positif terhadap masyarakat

Salain itu ia juga mengaharapkan agar kepala daerah dapat memberikan responnya dengan forum anti narkoba. Sebab yang seperti inilah yang dibutuhkan oleh Polri untuk kemajuan masa depan Polri.

“Selama direhab di rumah keluarga forum anti narkoba, pecandu akan dirukiah pemberian kesehatan bersama puskes, pembinaan agama, olaraga dan penyuluhan hukum,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top