Connect with us

Pemkot Nunggak Rp.3,8 Milyar, GSUU : Sangat Memalukan

Lubuklinggau

Pemkot Nunggak Rp.3,8 Milyar, GSUU : Sangat Memalukan

ĹORATOR GSUU, Herman Sawiran

#Jika Tak Mampu Bayar PLN, Stop Pos Anggaran Tak Bermanfaat

LUBUKLINGGAU, Lk- Terkait padamnya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Lubuklinggau selain faktor kerusakan ternyata lantaran adanya pemadaman dari pihak PLN ULP Lubuklinggau.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media linggauklik.com, pemadaman terjadi karena dilatarbelakangi Pemerintah Kota Lubuklinggau belum membayar tunggakan selama 6 (enam) bulan terhitung bulan Juli hingga Desember sebesar Rp.3,8 Milyar.

Menyikapi hal tersebut, Koordinator Gerakan Sumpah Undang-Undang, Herman Sawiran sangat menyayangkan dan prihatin kenapa bisa terjadi ditengah pesatnya kemajuan Kota Lubuklinggau dan mimpi besar Pemerintah Kota Lubuklinggau.

“Pemkot nunggak 3,8 milyar, sangat memalukan. Makanya stop pos anggaran yang tak berpihak kepada rakyat. Padahal lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sangat penting untuk pengguna jalan jelang tahun baru,”tegas Aktivis kawakan ini yang terus menyoroti kepentingan masyarakat, Sabtu (29/12/2018).

Untuk itu lanjut Herman Sawiran Pemerintah Kota Lubuklunggau dalam membuat Anggaran program jangan semata-mata menggunakan nafsu melainkan menggunakan nalar.

“Program jangan kolokan alias ojokan, Toh hasilnya nihil. Jadi, GSUU mendesak Pemkot segera melunasi tunggakan kepada PLN sebesar Rp.3,8 milyar. Ingat perayaan tahun baru jangan gelamor,”pintanya.

Sementara itu lanjut dia Wakil Rakyat yang duduk di Parlemen jangan asal menyetujui saja program-program yang diajukan Pemerintah Kota Lubuklinggau.

“Dewan jangan duduk saja, fikirkan nasib rakyat dan gunakan akal sehat sehingga tahu mana yang lebih diutamakan,”pungkasnya.

Penulis : Reki Alpiko –

copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top