Connect with us

Do’akan Ezza, Keluarga Besar DPKPB Linggau Gelar Yasinan Bersama

Lubuklinggau

Do’akan Ezza, Keluarga Besar DPKPB Linggau Gelar Yasinan Bersama

Foto SuasanaMenjelang Yasinan 174 Anggota Damkar dan 31 ASN di Masjid Baitul Amin Kelurahan Ulak Surung.

LUBUKLINGGAU, LK – Dalam rangka mendo’akan almarhum Ezza Firmansyah Putra (19) yang gugur dalam menjalankan tugas, keluarga besar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau menggelar yasinan bersama di Masjid Baitul Amin.

Pembacaan surat yasin tersebut diikuti 174 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, daN 31 ASN pada Kamis (22/11/2018) dimulai pukul 08.30 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, Kgs Effendi Fery menjelaskan bahwa kegiatan yasinan tersebut dilakukan untuk mendo’akan almarhum Ezza dan sebagai bentuk solidaritas keluaraga DPKPB Kota Lubuklinggau.

“Kami sangat merasa kehilangan dan turut berduka cita atas kepergian anggota Damkar. Disamping itu,kami juga menggalang dana di internal kami untuk meringankan beban keluarga almarhum,”jelas Kgs Effendi Fery.

Kedepan, lanjut kak fery sapaan akrab Kgs Effendi Fery, pihaknya akan melakukan langkah-langkah konkrit guna meminimalisir kecelakaan kerja anggota Damkar.

“Pertama, kita akan mengajukan Asuransi keselamatan kerja kepada pihak terkait karena hal ini penting bagi 174 anggota Dankar,”paparnya.

Selain itu, Kgs Effendi Fery akan mengajukan Anggaran kepada DPRD Kota Lubuklinggau dan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) terhadap 174 anggota Damkar Kota Lubuklinggau.

“Nanti kita usulkan kembali ke Badan Anggaran Eksekutif untuk mengadakan pelatihan di linggau kerja sama dengan Kodim 0406 dan sekitar 10 orang akan dikirim ke Ciracas Jakarta. Tujuan nya, agar anggota paham SOP dilapangan karena dari 174 anggota Damkar baru 5 % yang paham,”tegasnya.

Dan yang tidak kalah pentingnya, sambung Kgs Effendi Fery adalah safety anggota dilapangan.

“Jika anggota Damkar sudah paham bagaimana SOP dilapangan, dengan minimnya anggaran maka demi keselamatan kerja Helm motor pun bisa dijadikan pelindung kepala,”pungkasnya.

Penulis : Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top