Connect with us

Diduga Ada Kerugian Negara, LSM BAPAK Laporkan Kegiatan Dishub Mura

MLM Media

Diduga Ada Kerugian Negara, LSM BAPAK Laporkan Kegiatan Dishub Mura

Ketua LSM BAPAK, Sony Saat Menyerahkan Laporan ke Kejari Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, LK-Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Pemuda Anti Korupsi (LSM BAPAK ) bersama tim pada Kamis,(03/01/2019) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Kedatangan LSM BAPAK dalam rangja untuk melaporkan kegiatan yang yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas yang terindikasi merugikan negara.

Hal ini diungkapkan Ketua LSM BAPAK Kota Lubuklinggau, Sony  saat ditemui di Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Menurut dia, bahwa setelah melakukan investigasi dilapangan dan mengumpulkan sejumlah bukti, pihaknya langsung mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk melaporkan Dinas Perhubungan yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dengan tema kegiatan pengaadaan rumah rumahan dan aksesoris di Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

“Satu kegiatan yang kami laporan dan diduga kuat kegiatan yang kami laporkan ini semuanya fiktif dan adanya tindak pidana korupsi yang merugikan negera mencapai ratusan juta,”jelasnya.

Selain itu, lanjut Sony kegiatan yang dilaporkan yakni pengadaan rumah-rumahan dan akesoris pada kendaaran mobil operasional  Kepala Desa pada tahun 2017 dan 2018 yang anggarannya mencapai lebih kurang Rp 800 juta.

“Adapun tindak pidana yang diduga dikorupsi oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan PPTK dan Kepala Dinas Perhubungan diantaranya melakukan Mark Up Anggaran, dimana anggaran kegiatan pengadaan rumah- rumahan dan akesseris pada tahun 2018 tersebut berjumlah Rp 350 juta lebih. Namun tidak terealisasi sempurna dan pada 2017 berjumlah Rp 250 juta, juga diduga ada tindak pidana korupsinya,”paparnya.

Bukan hanya itu saja, dia menguraikan berdasarkan temuan  tim LSM BAPAK diduga kuat PPTK melakukan pengurangan volume alat dengan menggunakan bahan yang tipis dan tidak standar baik atap maupun akesoris di tempel di mobil operasional Kades dan yang paling penting ada sejumlah alat aksesoris belum dibagikan .

“Banyak sekali temuan kita yang diduga dikorupsi mulai dari volume harga, akesoris yang tidak dibagi bahkan adanya pungutan liar dengan meminta sejumlah uang kepada Kepala Desa jika ingin memiliki kendaraan operasional Desa tersebut,”tegasnya

Untuk itu, dirinya berharap kepada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk segera mempelajari dan memeriksan Dinas Perhubungan Musi Rawas terkait laporan yang pihaknya sampaikan.

“Jangan sampai uang negara habis dimakan para oknum yang memiliki kepentingan pribadi,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata belum bisa dikonfirmasi terkait laporan LSM BAPAK sampai berita ini diterbitkan.(rls).

copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in MLM Media

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top