Connect with us

Buat Laporan Palsu, Warga Karya Bakti ini Masuk Bui

Kriminal

Buat Laporan Palsu, Warga Karya Bakti ini Masuk Bui

PELAKU Nasrudin(33) Pembuat laporan Palsu

LUBUKLINGGAU, LK –Nasib naas dialami Nasrudin (33) warga Jalan Merbabu RT.05 NO.17 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau, Senin (17/12/2018) diringkus Anggota Polsek Lubuklinggau Timur. Pasalnya, niat hati mengelabui petugas dengan memberikan keterangan palsu jika sepeda motor Honda Beat miliknya hilang didepan rumahnya padahal sepeda motor tersebut digelapkan teman saudara kandungnya.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Linggau Timur, AKP Diaz Oktora membenarkan pihaknya telah mengamankan Nasrudin atas laporan palsunya

Dijelaskan Kapolsek, pelaku ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur saat datang ke kantor Polsek untuk mengurus klaim sepeda motor pelaku.

“Tim Reskrim Polsek Timur sebelumnya sudah mengetahui jika laporan pelaku adalah laporan palsu, maka pelaku pun diintrogasi dan mengakui perbuatannya. Selanjutnya pelaku langsung diproses dengan kasus laporan palsu,”jelas AKP Diaz, Selasa (18/12/2018).

Diketahui lanjut AKP Diaz kronologis kejadian bermula pada Jum’at (14/12/2018) sekira pukul 10.00 WIB, pelaku mendatangi kantor Polsek Lubuklinggau Timur dengan tujuan untuk melaporkan peristiwa pencurian sepeda motor honda beat di depan rumahnya.

“Kemudian oleh Anggota piket melakukan cek di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berhubung saat itu hari Jumat, kemudian setelah TKP dicek, pelaku datang lagi ke kantor Polsek Lubuklinggau Timur setelah sholat Jumat dan sehingga laporan pencurian sepeda motor pelaku diterima dan langsung di BAP oleh pemeriksa yang piket saat itu,”terangnya.

Kemudian Anggota Polsek Llg Timur mendapatkan informasi bahwa sepeda motor milik pelaku tidak hilang melainkan digelapkan oleh Alok,  teman kakak kandungnya bernama Siswanto.

Ketika Siswanto sedang mangkal di depan hotel Arya Guna datanglah Alok dan meminjam sepeda motor dengan alasan untuk mengambil obat di rumah neneknya dan setelah sepeda motor dipinjam, kemudian sepeda motor tersebut tidak dikembalikan oleh Alok kepada Siswanto.

“Berhubung sepeda motor tersebut masih berstatus kredit di PT.FIF Group Cabang Lubuklinggau, maka pelaku akan mengelabui pihak leasing PT.FIF Group Cabang Lubuklinggau  bahwa seolah – olah sepeda motornya hilang dicuri oleh orang,”pungkasnya.

Penulis :Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top