Connect with us

Aziz : Seluruh Proyek Jalan di Rawas Ilir Disinyalir Merugikan Negara

Kriminal

Aziz : Seluruh Proyek Jalan di Rawas Ilir Disinyalir Merugikan Negara

 

Ketua Pusakum Silampari, Abdul Aziz, SH

MURATARA, LK – Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Tahun Anggaran (TA) 2017, sebanyak 7 (tujuh)  paket Pembangunan proyek jalan di Rawas Ilir dinyatakan merugikan negara.

Proyek yang dinyataan merugikan negara tersebut meliputi, proyek peningkatan jalan Simpang Biaro – Mandi Angin – SP.  Liam, proyek jalan Mandi Angin – SP5, proyek peningkatan jalan Simpang 3 Bingin Teluk  – Batas Muba.

Kemudian proyek peningkatan jalan Mekar Sari, proyek peningkatan jalan poros Batu  Kucing, proyek peningkatan jalan  SP6 – Ketapat Pauh dan proyek peningkatan jalan Desa Pauh 1.

Abdul Aziz, SH selaku Ketua Pusakum (Pusat Kajian Politik dan Hukum) Silampari angkat bicara terkait temuan BPK  RI.

Menurut Aziz sapaan akrab pemuda asli Rawas Ilir ini, ada berapa hal yang harus menjadi perhatian semua pihak.

“Agar tidak menjadi masalah hukum dikemudian hari, maka rekanaan harus segera mengembalikan kerugian negara tersebut,”tuturnya, Senin (19/11/2018).

Selain itu lanjut Aziz, pihak Pemerintah Kabupaten Muratara harus memblacklist rekanan-rekanan yang bermasalah.

Terlebih lagi, APH di wilayah hukum Muratara harus memberikan atensi khusus terhadap 12 item pengerjaan proyek yang menjadi temuan BPK. Dimana ke-7 nya berada di wilayah Kecamatan Rawas Ilir.

“Saya menghimbau kedepan agar para rekanan juga memiliki komitmen yang tinggi sebagai pelaksana pembangunan di Muratara,”himbaunya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Muratara, K. Romsul Panani saat dikonfirmasi awak media linggauklik.com melalui sambungan telepon belum bisa memberikan komentar secara detail terkait hasil temuan BPK RI.

“Kita koordinasikan terlebih dahulu dengan Tim Internal Inspektorat maupun Tim dari BPK ,”pungkasnya.

Penulis : Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top