Connect with us

Usai di Pukul, ART Ini Digunting Rambutnya Oleh Majikan Lantaran Cucian Tidak Bersih

Kriminal

Usai di Pukul, ART Ini Digunting Rambutnya Oleh Majikan Lantaran Cucian Tidak Bersih

LUBUKLINGGAU,LK-Nasip apes yang dialami oleh seorang Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Dasar Wigati (50) warga Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri Kabupaten Jawa Timur, menjadi korban penganiayaan oleh majikan lantaran pekerjaan rumah tidak bersih, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 05 WIB.

Hampir setiap hari korban dipukul dengan menggunakan kayu, sapu, bahkan menggunakan tangan dibagian kepala, punggung, muka, mata dan kedua telinga yang menyebabkan kedua telinganya mengalami pembekakan.

Tidak hanya itu saja, korban yang merupakan seorang perempuan bahkan disuruh gunting rambut hingga botak, dengan alasan untuk membuang sial.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kepala SPKT Polres Lubuklinggau Ipda Jemmy Gumayel mengatakan pelakunya yakni Dayu Sekar (54) warga Jalan Ceremeh gang Selamet Kelurahan Ceremeh Taba Kecamatab Lubuklinggau Timur I

“Pemukulan terjadi di dalam rumah kontrakan yang dihuni korban dan pelaku di gang selamet,”kata Ipda Jemmy Gumayel, Jumat (7/12/2018).

Lalu dilanjutkan Jemmy sekitar pukul 09.30 WIB Korban dibawa warga melaporkan penganiayaan kekerasan fisik yang dialami ke SPKT Polres Lubuklinggau, dan diterima dengan laporan polisi Nomo LP/B-333/XII/2018/Sumsel/Res LLG tanggal 7 Desember 2018.

Setelah menerima laporan diteruskannya, kurang dari 30 menit, ia bersama dengan unit PPA Sat Reskrim Polres Lubuklinggau dibantu warga menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) rumah kontrakan pelaku, untuk mengamankan Pelaku dan barang bukti di TKP.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban karena kesal dengan tingkah laku dan hasil pekerjaan rumah tangga yang tidak bersih,”ujarnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap korban dikatakan Jemmy, korban mengaku mengenal Pelaku sejak awal September 2018 di Pamenang Jawa Timur tepatnya di makam Sri Aji Joyoboyo Pamenang.

Saat itu ia ditawarkan pekerjaan oleh Pelaku untuk berjualan buah dan bunga di Bali, namun bukannya tiba di Bali malah korban diajak pelaku ke Kota Lubuklinggau dan dijadikan Pembantu oleh pelaku.

“Korban tidak berupaya melawan karena takut dengan Pelaku yang berprofesi sebagai dukun dan tidak berupaya melarikan diri karena tidak memiliki uang,”ungkapnya.

Namun diungkapkan Ipda Jemmy saat dipukul korbansering berteriak sakit, namun karena kontrakan sebelah rumahnya kosong, warga tidak mengetahuinya.

Terungkapannya kasus penganiayaan ini setelah dua hari sebelum melapor, korban disuruh pelakumembeli pulsa, dan ada tetangga yang melihat kondisi korban, wargapun menyarankan untuk melaporkan kejadiannya ke Polisi, namun korban tidak melakukannya karena takut.

Namun akhirnya karena tidak tahan sakit, korban menemui kembali tetangga yang menyarankan melaporkan kejadian ke Polisi dan berkat bantuan warga korban dibawa ke rumah sakit dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Lubuklinggau.

Sementara Kapolres AKBP Dwi Hartono Menambahkan saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan di Polres Lubuklinggau, dan untuk kondisi korban saat ini dalam kondisi trauma berat, akibat dari penganiayaan tersebutm

“Korban saat inisedang dalam pemeriksaan dan konseling oleh Polwan yang ada di unit PPA Sat Reskrim Polres Lubuklinggau,”ungkap Kapolres.

Dikatakan Kapolres untuk langkah kedepannya pihak Polres akan berkoordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) dan Dinsos untuk penampungan sementara Korban selagi mengikuti proses hukum yang berlangsung.

“Setelah proses hukum selesai, korban akan kita pulangkan ke daerah asalnya di Kediri Jawa Timur,”tuturnya.

Kapolres juga berterima kasih kepada warga yang sudah peka, peduli terhadap keamanan lingkungan dan sadar hukum untuk cepat melaporkan kejadian ke Polres Lubuklinggau, sebagaimana slogan Kami Rajawali yaitu rame-rame jaga warga linggau.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top