Connect with us

Terwujudnya Linggau Kota Metropolis, Kedepannya Dibutuhkan Rp3 Triliun

Lubuklinggau

Terwujudnya Linggau Kota Metropolis, Kedepannya Dibutuhkan Rp3 Triliun

LUBUKLINGGAU – Untuk mencukupi di lima tahun kedapan terwujudnya Lubuklinggau Kota Metropolis yang mandani, dibutuhkan anggaran sebesar Rp3 Triliun, demikian dikatakan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan visi dan misinya.

Hal itu dikatakannya dihadapan seluruh kepala perangkaat daerah yang hadiri di acara Musrenbang RPJMD Kota Lubuklinggau tahun 2018-2023, Jumat (23/11/2018) digedung kesenian Pemkot Lubuklinggau.

“Dengan segala potensi yang ada bahwa Lubuklinggau akan menjadi pusat dan segala kegiatan dan tetap menjaga kerukunan,” ujarnya.

Disamping itu, untuk misi yakni prioritas SDM dan sektor jasa, SDM sangat luas, tidak hanya SDM aparatur, dari aparatur juga berkaitan dengan seluruh masyarakat Lubuklinggaau.

Prana mengatakan, dunia ini sekarang sudah canggih, dan dengan itu bagaimana cara untuk memikirkan inovasi-inovasi. Tentunya hal tersebut perlu banyak wawasan dan membuka lembaran-lembaran. Untuk itulah SDM merupakan bagian daripada kita untuk mengisi pembangunan dilinggau.

“Untuk sektor jasa, masyarakat akan berputar ekonominya dan meningkat ekonominya apabila orang banyak datang ke Lubuklinggau, kalau tidak ada, jangan berharap perputaran ekonomi akan meningkat,   sektor jasa inilah yang akan membanun ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Untuk itu, ia meminta agar seluruh pucuk pimpinan, SKPD, lembaga vertikal dan sebagainya untuk dengan siistematis bersinergi.

Kalau segalanya bekerja, maka dengan itulah capaian ekonomi makro kita sudah tinggi mengalahi nasional bahkan provinsi, untuk mengurangi tingkat pengangguran.

Meski begitu, segala hal untuk menggerakan pembangunan di Lubulinggau harus ada dana.

“Kita ini cuma dapat uang paling besar dari pusat. Dari DAK 493 milair, kita dapat DAK 149 miliar, bagi hasil lain 101 miliar,” terangnya.

Dan pihaknya saat ini sedang mencoba lagi bagaimana membuat strategi, mensiasati keterbatasan anggaran itu. Tidak ada kata lain untuk mencukupi lima tahun kedepan butuh dana Rp3 tirliun.

“Potensi keuangan kita 1 triliun, Itu semuanya 44 persen habis untuk belanja tidak langsung termasuk gaji. Selebihnya untuk kegiatan-kegiatan lain,”ujar ia

Sementara itu Kepala Bappeda Lubuklinggau, Hj Farida mengatakan kegiatan musrenbang memiliki arti penting dalam proses rencana pembangunan, melaui forum ini masyarakat dapat berpartisipasi dan ikut serta dalam rencana pembangunan daerah.

Musrenbang merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui dalam rangka penyusunan RPJMD.

“Untuk penajaman, penyelarasan dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran dan arah kebijakan maupun program pembangunan yang telah dirumuskan dalam rancangan awal.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top