Connect with us

Tanaman Perkarangan SD Baitul A’la Bukan Dicuri, Namun Diberikan

Lubuklinggau

Tanaman Perkarangan SD Baitul A’la Bukan Dicuri, Namun Diberikan

LUBUKLINGGAU LK-Terkait adanya pemberitaan sebelumnya, mengenai Bonsai Tanaman Hias SD Baitul A’la di Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, diduga dicuri Orang Tidak Dikenal (OTD).

Ternyata ada miskomunikasi, hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh, Sudirman dulunya selaku anak Ketua Yayasan Baitul A’la yakni, Ibu Aminah, saat ditemui dilokasi, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (15/10/2020).

Sudirman mengatakan bahwa memang sebenarnya tidak ada dalam struktural, hanya saja ikut andil dalam memelihara lingkungan yayasan ini, karena Ibu Aminah dulunya ketua yayasan.

“Maka dari itu ada andil dalam pemeliharaan dan merawat lingkungan yayasan ini,” kata Sudirman.

Pria ini menjelaskan, sebenarnya ini bukan bonsai, tetapi tanaman di perkarangan SD Baitul A’la jenis Kemuning.

Dulunya ada empat batang, namun sekitar satu tahun lalu sudah diambil dua batang, dan mengambilnya pun sudah izin dengan penjaga dan kepsek karena masih keponakan, dan baru-baru ini kembali dia ambil dua batang inipun sudah izin.

“Sekitar, tanggal 6, Selasa 2020, pada siang hari, bukan seperti berita sebelumnya, artinya bukan kehilangan, sudah ada izin, kalau memang hilang bagaimana hilangnya, itupun foto bonsai bukan seperti foto sebelumnya, dan apabila ada yang merasa hilang abaikan, dan mohon maaf kepada kawan-kawan dan lain kali konfirmasi kebenaran dulu beritanya,” tutupnya.

Sementara itu, Ikhwan selaku menerima tanaman tersebut dari, Sudirman mengatakan bahwa dirinya merasa tidak enak lantaran adanya informasi yang simpang siur, padahal sudah ada izin dari pemiliknya.

“Iya, jadi binggung, bersama dengan Andre, karena kami berdua menerima tanaman itu, maka dari itu meminta konfirmasi ulang dengan bapak Sudirman, setelah pemberitaan heboh di grub,” kata Ikhwan.

Ikhwan menjelaskan, kemudian saat diberikan informasi, dirinya ketempat Pak Sudirman, ternyata ada miskomunikasi, maka dari itu minta diluruskan permasalahan ini.

Apalagi, kronologis kejadian sebelumnya agak kejadian ngawur, begitu juga barang dan foto lain hingga jadi kacau.

“Apalagi, saya dan Andre ini baru masuk dalam anggota di grub Akar Serabut (Arkasera), ini,” tutupnya.(Redaksi)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top