Connect with us

Tak Ada Pasar Beduk Imbas Corona, Pembuatan Lemang Turun Hingga 50 Persen

Foto nampak Bustomi saat sedang membolak balikan tiap batang lemang bambu dirumahnya

Lubuklinggau

Tak Ada Pasar Beduk Imbas Corona, Pembuatan Lemang Turun Hingga 50 Persen

LUBUKLINGGAU,LK-Sejumlah pedagang kecil mengalami penurunan pendapatan imbas pandemi Corona atau Covid-19. Satu di antaranya yakni pembuat lemang bambu di Kota Lubuklinggau.

Linggauklik.com menemui salah satu pembuat lemang bambu Bustomo (52), ia mengaku pembuatan lemang tahun ini berkurang 50 persen sejak wabah Corona menyebar di Indonesia.

Ditengah teriknya panas dari tungku api pemanggangan, membuat Bustomi (52) mengelap keringat diwajahnya. Ia begitu terampil membolak-balikan satu persatu lemang bambu menggunakan tanggannya.

“Tahun ini pembuatan lemang tidak banyak seperti bulan Ramadhan pada tahun sebelumnya, ditambah lagi tidak adanya pasar beduk akibat dampat dari corona,”kata Bustomi saat dibincangi dirumahnya Rt 07 Kelurahan Karya Bakti,  Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Rabu (6/5/2020).

Pada bulan puasa kali ini, ia hanya membuat 110-120 lemang per harinya, dan beda dari bulan puasa kemarin yang mana ia membuat lemang bisa mencapai 200 an batang lemang bambu.

Ia pun masih bersyukur Ramadhan kali ini meskipun permintaan lemang bambu sedikit, tapi ia masih bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.

“Satu lemang harganya Rp 15 ribu,” terangnya.

Bustomi mengaku lemang bambu miliknya sudah banyak dikenal dari Palembang, Jakarta, bahkan ada yang sengaja datang dari Surabaya datang membeli.

“Ada tiga rasa lemang rasa gurih, lemang gula merah (lemang manis), dan lemang pisang,” paparnya.

Ia pun menjamin, rasa lemang buatannya jauh lebih enak bila dibanding dengan lemang-lemang lainnya, karena teksturnya garing, serta dapat bertahan hingga dua hari.

“Kalau masalah rasa kita jamin,  kita tidak pakai bahan pengawet rasanya sangat alami,” katanya.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top