Connect with us

Sedang Trend, Bendungan Di Lubuklinggau Ini Menjadi Tempat Wisata Baru

Foto nampak wisatawan lokal bersama keluarga mendatangi dam nol yang berada di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I untuk mandi-mandi dan bermain air

Lubuklinggau

Sedang Trend, Bendungan Di Lubuklinggau Ini Menjadi Tempat Wisata Baru

LUBUKLINGGAU,LK-Bendungan atau dam yang ada di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau menjadi kawasan wisata baru dan sedang trend bagi warga Kota Lubuklinggau.

Dari hasil Gotong Royong Warga sekitar membuat dan nol sebutan warga sekitar bisa digunakan oleh masyarakat secara maksimal.

Sehingga saat hari-hari libur membuat dam nol banyak dikunjungi wisatawan lokal untuk mandi-mandi bareng teman dan keluarga.

Lokasi Dam nol berada itu memasuki jalan sebelum Markas Brimod di Petanang. Selanjutnya guna menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit jika menggunakan Sepeda Motor.

Jalur menuju lokasi dam nol hanya bisa menggunakan sepeda motor. Sebab luas jalan hanya sekitar 1,5 meter dan 1 meter.

Sebelum sampai di dam, mata anda akan dimanjakan terlebih dahulu dengan pemandangan sawah yang membentang luas.

“Dam nol ini sebenarnya itu irigasi persawahan, tapi saya lihat ini bagus untuk mandi, karena airnya bersih, sebab itu dijadikan tempat mandi,”kata H. Rahin Pengurus Dam Nol kepada wartawan, Senin (17/8/2020).

Dijelaskannya, saat Libur dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ini, pengunjung yang datang kesini mencabai 700 lebih orang yang berkunjung.

Mereka yang datang itu kebanyakan wisatawan lokal, menurutnya ada orang dari luar wilayah yang datang, misal dari Bengkulu dan Palembang. Namun lebih banyak wisatawan lokal.

“Untuk tarif masuk kesini kita hargai tiket Rp5 ribi dan itu termasuk uang keamanan juga parkir,”jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk petugasnya ada banyak ada 40 petugas, mereka semua pemuda-pemuda dari Kelurahan Petanang Ulu, jadi merekal yang muda dirangkul dan memiliki tugas masing-masing.

Mereka sambung  Rahin, ada yang jaga posko karcis, ada yang jaga Posko keamanan jalan, ada yang jaga parkir dan ada yang menjaga keamanan ditempat mandi.

“Waktu yang ramai dikunjungi itu hari sabtu dan minggu, dan bendungan ini dibuka mulai jam 8 sampai jam 5 sore,”ujarnya.

Alhamdulillah kata ia, antusias masyarakat disini senang, dan mendukung dengan adanya pemandian ini, bahkan warga disini dbergotong royong, membuat jalan agar lebih mudah untuk dikunjungi.

Kenapa diberi nama Dam nol, karena dam ini merupakan dam yang terkahir dari sekian banyak dam yang ada di sungai malus.

“Jadi dam ini merupakan dialiri sungai ulu malus,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top