Connect with us

Saat Acara Panen Ikan, Pemuda di Linggau Dipatok Ular, Dikiranya Belut

Foto nampak Rohid terguling lemah dirumah sakit, dan sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sobirin

Lubuklinggau

Saat Acara Panen Ikan, Pemuda di Linggau Dipatok Ular, Dikiranya Belut

LUBUKLINGGAU,LK-Seorang pemuda warga Jalan Kacung, Kelurahan Megang  Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, harus dirawat rumah sakit Sobirin di Lubuklinggau, setelah dipatuk ular.

Korban bernama Rohid  (23) dipatuk ular saat menguras kolam dan akan memanen ikan milik RT setempat, pada Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Rohid saat ditemui dirumah Sakit menceritakan, awalnya dirinya bersama teman-teman yang lain, mendapat pekerjaan untuk menguras kolam ikan milik pak RT.

“Kami nguras kolam ikan di Kacung,”kata Rohid saat diwawancarai dirumah sakit,

Kemudian lanjut ia, saat menguras kolam, ia melihat hewan seperti belut dan panjang kepalanya keluar, saat hewan itu ia pegang, ternyata bukan belut melainkan seekor ular berbisa yang belum diketahui jenisnya.

Ular itu pun, langsung mematuk tanganya sebelah kanan. Hingga warga yang mengetahui ia dipatok ular, langsung memberikan pertolongan dengan membawa Rohid kerumah sakit Sobirin.

Dan saat ditemui dirumah sakit, ia masih dirawat oleh petugas rumah sakit.

Humas Rumah Sakit Sobirin dr. Evi Damayanti membenarkan jika ada warga yang dipatok ular. Ia menjelaskan jika hampir setiap bulan atau setiap pekannya selalu ada pasien yang datang karena di patok ular.

Meskipun begitu, Rumah sakit Sobirin siap menangani pasien yang dipatok ular.

“Untuk pasien yang digigit ular insyallag rumah sakit menyidiakan anti bisa ular bernama ABU,”kata dr. Evi Damayanti saat ditemui.

Dikatakan ia, Abu itu cukup mahal harganya dan untuk mendapatkannya juga sulit, selain membeli sendiri, rumah sakit juga meminta bantuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musirawas untuk menyediakan obat anti ular. Jika pasiennya berasal dari Musitawas.

Begitu pun jika ada pasien dari daerah lain, misalnya pasien berasal dari Lubuklinggau, maka pihak rumah sakit Sobirin meminta ke dinkes lubuklinggau untuk menyediakan bisa anti ular.

“Untuk saat ini stok anti ular di rumah sakit sobirin aman,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top