Connect with us

PT KAI Sedang Lakukan Survei, Warga Lubuklinggau Berharap KA Kembali Operasi

Foto Ilustrasi stasiun Kereta Api Lubuklinggau

Lubuklinggau

PT KAI Sedang Lakukan Survei, Warga Lubuklinggau Berharap KA Kembali Operasi

LUBUKLINGGAU,LK – Sudah lima bulan Kereta Api (KA) Sidang Marga dan Serelo dari Lubuklinggau ke Palembang dan sebaliknya tak beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Hingga saat ini belum ada kepastian kapan KA penumpang ini akan beroperasi kembali normal seperti biasa.

Bahkan pihak kereta api Untuk mengetahui sejauh mana pelanggan memilih moda angkutan kereta api dalam masa pandemi, dan dengan syarat-syarat protokol kesehatan yang telah di tentukan.

Mereka mengadakan survey pengoperasian kembali KA Penumpang.

Sedangkan Warga pun berharap KA kembali beroperasi seperti sediakala. Seperti yang disampaikan  oleh Fery salah satu warga Kota Lubuklinggau yang meminta KA segera beroperasi.

“Kita sangat berharap KA ini kembali operasi lagi seperti biasa, ongkosnya murah ditambah pakai kereta ini yaman dibanding mobil travel,” kata Fery kepada wartawan (14/9/2020).

Saat masih beroperasi Fery mengaku sering menggunakan KA Serelo untuk pulang kampung ke Palembang. Hampir tiga bulan sekali ia pulang kampung menemui keluarganya.

“Kalau naik kereta siang Rp 50 ribu cukup ke Palembang, kalau tidak operasi seperti sekarang terpaksa naik travel ongkosnya 3 kali lipat, minimal sekali berangkat Rp 200 ribu sama makan dengan rokok,” katanya.

Sementara Kepala Stasiun KA Lubuklinggau, Sukarman, mengaku saat ini sedang dilakukan survey terhadap pelanggan, mengenai pengoperasian kembali KA penumpang tersebut.

“Sedang dilakukan survey, setelah diketahui hasilnya, maka Divre nanti yang memutuskannya ” kata Sukarman pada wartawan, Senin (14/9/2020).

Ia menjelaskan, kendati operasional KA penumpang dihentikan sementara waktu, namun operasional KA barang tetap berjalan seperti biasanya.

“Saat ini di Lubuklinggau ada dua KA barang yang setiap hari datang dan berangkat. KA ketel minyak dari Kertapati, Palembang, sebanyak 20 gerbong. Kemudian KA barang isi semen dari Baturaja sebanyak 18 gerbong,” ungkapnya.

Ia menambahkan, akibat Pandemi Covid-19 ini juga tidak mempengaruhi jumlah barang yang dikirim atau penambahan barang.

“Untuk barang tetap saja, sama seperti sebelumnya, tidak ada penambahan ataupun pengurangannya sama seperti yang sudah-sudah,” paparnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top