LINGGAUKLIK-Sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia dan sektor pertanian terus diperkuat guna memastikan ketersediaan pangan di tingkat daerah, Kamis (2/4/2026)
Polsek Lubuk Linggau Timur melaksanakan aksi nyata berupa Penanaman Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan di Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kota Lubuk Linggau.
Kegiatan yang berlangsung di lahan produktif seluas 2,5 hektar ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, AKP Rodiman, didampingi oleh jajaran personel Polsek.
Kehadiran korps Bhayangkara di tengah ladang ini disambut hangat oleh pemilik lahan, Sdr. Apriliansyah, yang menjadi mitra strategis dalam program ini.
Sebagai bentuk dukungan konkret bagi para petani, AKP Rodiman menyerahkan bantuan berupa 6 karung pupuk Urea kepada pemilik lahan. Bantuan ini diharapkan dapat memacu produktivitas tanaman jagung agar mencapai hasil panen yang maksimal pada kuartal ini.
Dalam keterangannya, Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, AKP Rodiman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari instruksi pusat untuk menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.
“Kami hadir sebagai mitra masyarakat untuk memastikan program Ketahanan Pangan Nasional berjalan optimal hingga ke tingkat akar rumput. Penanaman di lahan 2,5 hektar ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan yang serius dan kerja keras akan memberikan hasil positif bagi ekonomi lokal,” ujar AKP Rodiman di sela-sela kegiatan penanaman.
Program penanaman jagung ini dipilih karena komoditas tersebut memiliki peran strategis dalam rantai pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi edukasi bagi masyarakat sekitar bahwa lahan tidur atau lahan produktif di wilayah Lubuk Linggau Timur dapat dikelola secara maksimal dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polri.
Melalui langkah ini, Polsek Lubuk Linggau Timur berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kota Lubuk Linggau.
Sinergi antara penegak hukum dan petani ini diharapkan terus berkelanjutan demi terciptanya stabilitas pangan yang kokoh di masa depan.(rls/linggauklik.com)