Connect with us

Pergaulan Bebas Menjadi Penyebab Anak di Linggau Menikah di Usia Dini

Foto Ilustrasi pernikahan dini/internet

Lubuklinggau

Pergaulan Bebas Menjadi Penyebab Anak di Linggau Menikah di Usia Dini

LUBUKLINGGAU,LK-Sebanyak 297 anak-anak remaja melakukan pernikahan dini, hal tersebut terungkap dari data Pengadilan Agama (PA) Kelas IB di Lubuklinggau.

Sepanjang kurun waktu sejak Januari sampai Juli tercatat Rata-rata dari 297 warga yang mengajukan permohonan dispensasi pernikahan dini akibat pergaulan bebas yang menyebabkan hamil di luar nikah atau married by accident (MBA).

Panitera Pengadilan Agama Kelas I B Lubuklinggau, Yuli Suryadi mengatakan dari 297 permohonan dispensasi nikah ini didominasi oleh warga Kota Lubuklinggau.

“Untuk pastinya saya belum tau, tapi saya kira dari tiga wilayah Lubuklinggau Mura dan Muratara paling banyak berasal dari Lubuklinggau karena status kota besar,” kata Yuli kepada wartawan belum lama ini.

Yuli mengungkapkan bahwa masalah peningkatan jumlah pemohon dispensasi nikah juga disebabkan berbagai sebab. Salah satunya faktor pengaruh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.

Kondisi ini membuat remaja semakin mudah mengakses hal-hal yang berbau porno dan lain-lainnya, yang berpengaruh pada tindakan asusila.

“Hal ini mendorong kalangan remaja untuk semakin berani dan mudah tergoda dengan hal-hal yang berbau seksual. Terlebih mereka yang masuk usia remaja kerap kali ingin mencoba hal-hal baru,” paparnya.

Ia menuturkan, angka permohonan dispensasi nikah sejak Januari hingga Agustus sempat mengalami penurunan diawal bulan April ada 5 dan bulan Mei ada 9. Karena saat itu awal pandemi Covid -19 dan pelayanan pun ditutup sementara.

“Kemudian sejak pelayanan di era new normal kembali mengalami peningkatan yang signifikan yakni di bulan Juni 65 permohonan dan di bulan Juli sebanyak 66 permohonan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, permohonan dispensasi nikah tahun 2020 ini jauh meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu yang hanya 85 permohonan dalam kurun waktu priode yang sama.

“Meningkatnya tahun ini selain memang banyaknya permohonan karena pergaulan bebas, juga dipengaruhi oleh faktor usia perkawinan mengalami peningkatan yang sebelumnya berusia 17 tahun saat ini menjadi 19 tahun,” terangnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top