Connect with us

Perdagangan Sabu Seperti Dagang Kacang, Pecandu Juga Bisa Pakai Ditempat Loh

Foto alat hisap sabu yang berhasil di amankan BNN kota Lubuklinggau

Lubuklinggau

Perdagangan Sabu Seperti Dagang Kacang, Pecandu Juga Bisa Pakai Ditempat Loh

LUBUKLINGGAU,LK-Peredaran sabu di Dusun II, Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bagaikan menjual kacang goreng saja.

Hal tersebut terungkap, setelah petugas BNN Lubuklinggau melakukan penggerebekan disalah satu pondok yang berada diseberang dusun. Dari penggerebekan petugas, berhasil meringkus pemilik lapak, Rabu (6/10/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku yakni Saidol alias Idol (37) warga Dusun II Desa Muara Tiku Kecamatan Karang Jaya.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Himawan Bagus Riyadi, mengatakan, penangkapan berdasarkan informasi Masyarakat yang sudah resah dengan peredaran sabu, dengan membuka lapak seperti berjualan kacang disana.

“Warga disana sudah geram, namun takut untuk melaporkan, hingga akhirnya salah satu warga berani melaporkannya ke BNN Lubuklinggau,”kata AKBP Himawan kepada wartawan dalam riliesnya.

Dari hasil penggerebekan, petugas berhasil mengamankan barang bukti sembilan paket sabu atau 16,75 gram, delapan bong alat hisap sabu, tujuh korek api gas, timbangan digita, dua sekop, uang Rp450 ribu dan dua bal plastik kosong.

Himawan menjelaskan untuk mencapai lokasi, petugas harus menyeberangi sungai melalui jembatan gantung, ke sana harus mengendarai sepeda motor atau jalan kaki.

“Saat kami sampai di sana, ternyata ada seperti pasar kalangan di tengah hutan. Ada pondok-pondoknya,”ujarnya.

Sehingga petugas menyamar sebagai pembeli. Namun ketika petugas datang, kemudian langsung disodori bong dan sabu-sabu.

“Kami ketahui kalau lahan itu juga milik tersangka. Namun saat mengetahui yang datang adalah petugas, tersangka Idol hendak merampas senjata, tapi langsung dilumpuhkan,” jelas AKBP Bagus.

Himawan menyebut, pelaku selain menjual sabu, juga menyediahkan alat hisap, sehingga pelanggan yang membeli bisa langsung pakai disana.

Ditambahkan AKBP Bagus, bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, pondok-pondok untuk konsumsi sabu itu sudah enam bulan beroperasi.

“Pasokan sabunya, kami dapatkan informasi masih dari daerah seputaran sana. Sekarang sedang kami selidiki,” jelasnya.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top