Connect with us

Perahu Terbalik Pemancing Warga Linggau Meninggal, Tenggelam di Sungai Rawas Muratara

Foto rumah situasi rumah duka di RT 02 Kelurahan Panorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara II, dan foto korban saat berada di lokasi

Lubuklinggau

Perahu Terbalik Pemancing Warga Linggau Meninggal, Tenggelam di Sungai Rawas Muratara

MURATARA,LK-Perahu terbalik, seorang pemancing tenggelam di Sungai  Rawas Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Minggu (5/7/2020) sekitar pukuln12.00 WIB.

Jasad Jumiran (26), warga Jalan Nangka Lintas RT 02 Kelurahan Panorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau ditemukan beberapa waktu kemudian.

Dari informasi yang didapat korban bersama temannya Novandi, warga Desa Lubuk Kemang, hendak memancing ikan di Sungai Rawas.

Korban dan temannya menaiki perahu untuk sampai ke lokasi tempat memancing yang berada di seberang sungai.

Di tengah perjalanan, perahu mereka oleng larena ada pusaran sungai Rawas, lalu perahu karam diduga akibat derasnya air sungai dan pusaran.

“Dia itu akan mancing keseberang dan menggunakan perahu,”kata Kepala Desa Lubuk Kemang, Sopli.

Korban dan temannya berusaha berenang ke tepi sungai, namun korban diduga karena menggunakan celana Jeans dan juga membawa tas membuatnya tak kuasa melawan derasnya arus sungai, korban pun tenggelam.

Kemudian teman korban yang melihat dari tepian sungai langsung berusaha membantu korban, namun korban tak terselamakan. Karena jarak teman korban jauh dan aliran sungai deras.

“Korban meninggal dunia, sedangkan temannya selamat. Korban sudah dibawa ke rumahnya di Lubuklinggau sore tadi,” kata Kades.

Sementara Supri sahabat korban dirumah duka di mengatakan kalau korban langsung dimakamkan malam ini, sekitar pukul 19.30 WIB.

“Jiran panggilannya meninggalkan dua orang anak,”ungkap ia.

Diceritakan Supri, rekannya sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan, dan memang korban hobi memancing.

“Dia itu bisa semua, ngerjain listrik, bangun rumah, benerin mesin dia bisa,”ungkap ia.

Setelah mendapat kabar Jiran meninggal, dirinya tak menyangka dan keget. Sebab saat berkumpul setiap malamnya korban tidak memiliki tingkah aneh, ataupun kata-kata aneh. Memang korban orangnya sedikit humoris.

“Tetapi saat berangkat mancing, diperjalanan didalam mobil korban terlihat murung dan banyak berdiam,”tutupnya(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top