Connect with us

Pengunjung Wisata Bukit Sulap Anjlok Total

Foto bukit sulap. Sumber Internet

Lubuklinggau

Pengunjung Wisata Bukit Sulap Anjlok Total

LUBUKLINGGAU,LK-Objek Wisata Bukit Sulap di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), semenjak pandemi Covid-19 jumlah wisatawan berkunjung turun drastis.

Pemandangan suana parkir kendaraan roda dua dan roda empat dibawah kaki Bukit Sulap yang biasanya ramai oleh pengunjung saat ini tak terlihat lagi.

Biasanya sangat mudah menjumpai
pengunjung dari luar ketika datang ke objek Wisata Bukit Sulap. Karena para pengunjung selalu mengabadikan momen dengan berswafoto diberbagai objek yang mereka anggap menarik.

Namun, saat ini pemandangan itu tidak terlihat lagi. Hanya terlihat ada beberapa pengunjung yang datang, mereka hanya duduk sebentar berputar kemudian langsung pergi lagi.

“Sepi sekarang lihat saja parkir motor itu, dampaknya yang belanja juga sangat kurang,” kata Yuli salah satu pedagang pada wartawan di Objek Wisata Bukit Sulap, Senin (19/10/2020).

Ibu dua anak ini mengaku pengunjung sepi di objek wisata Bukit Sulap sudah sejak bulan April lalu hingga saat ini.

Bahkan, akibat sepi pengunjung saat ini banyak pedagang yang biasanya berjualan di sekitar objek wisata Bukit Sulap memilih berhenti berjualan dan mencari pekerjaan lain.

Saat ini pedagang yang berjualan makanan dan minuman ringan hanya tinggal dirinya seorang.

“Dulu sebelum Corona ini bisa dapat Rp 70- Rp 100 Ribu sehari, apalagi kalau akhir pekan, tapi sekarang susah pak, dapat Rp 20 ribu sehari saja sudah sangat bersyukur,” ungkapnya.

Ia pun berharap, situasi pengujung kembali normal seperti biasa lagi, minimal ada peningkatan dari pada biasa. Sebab penghasilannya saat ini hanya mengandalkan dari berjualan.

“Jadilah pak untuk menghidupi keluarga, nambah belanja, minimal anak mintak jajan ada uang, kalau berhenti jualan tidak ada pekerjaan lagi,” ujarnya.

Ari penjaga parkir objek Wisata Bukit Sulap pun mengungkapkan, turunnya kunjungan ke objek Wisata Bukit Sulap semenjak pandemi Corona di bulan Maret lalu hingga sampai saat ini.

“Dampaknya pengunjung turun drastis, biasanya dalam sehari pengunjung bisa mencapai 50 orang, semenjak musim Corona ini paling banyak hanya 20 orang perhari,” ungkapnya.

Bahkan, memasuki bulan April lalu orang jalan-jalan ke objek Wisata Bukit Sulap hampir tidak ada lagi. Objek Wisata Bukit Sulap pun sempat ditutup sementara karena Corona semakin meningkat.

“Saat itu sempat ditutup, kemudian bulan Ramadan di buka sampai lebaran, tapi walau dibuka  pengunjung masih sepi, dulu sesepinya pengunjung pungutan uang parkir perharinya masih mencapai Rp 500 ribu, sekarang Rp 100 ribu saja susah,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat itu ada angin segar ketika Pemkot memberlakukan new normal, kunjungan wisata ke Bukit Sulap secara perlahan kembali meningkat. Namun itu tidak bertahan lama hanya beberapa minggu saja.

“Ketika pak wali kota kena corona itu langsung anjlok lagi, bahkan sekarang yang jaga tinggal lima orang lagi, yang dulunya orang yang jaga ada 15 orang,” tambahnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

 

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top