Connect with us

Pemda Minta CSR Sentuh Segmen Produktif

Lubuklinggau

Pemda Minta CSR Sentuh Segmen Produktif

MURATARA,LK-Pemerintah Kabupaten Muratara, kembali terima bantuan sosial (Bansos), dukungan penanganan Covid-19 di Muratara. Bantuan berbentuk logistik beras dari PT Seleraya Merangin Dua (SRMD) sebanyak 3 ton, akan dibagikan ke masyarakat di lingkar oprasi tambang dan warga Muratara yang membutuhkan.

Bupati Muratara H Devi Suhrtoni, menerima secara simbolis bantuan program CSR dari PT SRMD yang diserahkan secara langsung, kepala Departemen Humas SKK Migas Andi Arie P di ruang pertemuan BKD Muratara, Rabu (13/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kesempatan itu, Bupati Muratara mengomentri, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Muratara. Karena situasi sulit Covid 19 dan ini program yang bagus dari SRMD dan SKK Migas.

“Kami akan distribusikan di wilayah Muratara, ke depan kekayaan alam di Muratara, harus bisa dinikmati masyarakat. Terutama bagi warga yang dilingkar perusahaan,” katanya.

Harapan Pemerintah Daerah untuk ke depan, program CSR harus bergerak disegment produktif ketimbang segmen konsumtif. Seperti andil dalam pembangunan jalan, rumah sekolah, pendidikan, kesehatan dan pembangunan lainnya.

“Kami sudah bentuk tim komite CSR, semua perusahaan silakan buat anggaran sendiri, kemudian usulkan target apa yang akan dilakukan. Komite punya bank akun, nanti dipertanggungjawabkan komite, kami pemerintah tidak terima bantuan dalam bentuk uang,” tegasnya.

Menurut Bupati, jika investor tidak berkontribusi dalam segmen produktif, Gambarannya tidak bagus. “PT SRMD produksi di Muratara, tapi bantu bangunan di daerah lain. Nanti image di masyarakat Muratara tidak bagus. Harus ada andil pembangunan dilingkar perusahaan,” Sindirnya.

Menurutnya, 85 persen aset PT SRMD milik negara, jika masyarakat ganggu PT SRMD, otomatis mengganggu Negara. Selaku Kepala Daerah, dia harus bersifat profesional dan proporsional.

“Semua keuang di SRMD di audit BPK, jika warga Muratara ada masalah. Tidak harus mempertontonkan kejelekanya Muratara. Semua masalah harus diselesaikan melalui diskusi, musyawarah dan lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, kepala Departemen humas SKK Migas, Andi Arie P mengungkapkan. Mereka meminta dukungan Pemerintah Daerah operasi hulu migas di Muratara. Saat ini SKK Migas menargetkan kontribusi Migas Muratara dengan target sekala nasional.

“Jika saat ini produksi SRMD masih sekitar 3 ribu barel, kita menghendaki tembus hingga 12 ribu barel. kami minta dukungan Pemerintah Daerah supaya capai target,” ucapnya.

Terkait keinginan Pemda agar program CSR menyentuh segment produktif, seperti pembangunan. di SKK Migas memiliki program pengembangan masyarakat dengan menggunakan dana APBN. karakter itu dianggap cocok dengan kebutuhan di Muratara.

“Untuk pembangunan jalan, itu gambaran sangat lazim, di daerah lain kami juga ikut berkontribusi. Kami sangat perhatikan masyarakat disekitar lingkar tambang,” ujarnya.

SKK Migas menegaskan, akan melakukan review, jika ada masukan dan usulan dari Pemda Muratara akan mereka prioritaskan. “Kami mohon bantuannya, Supaya program yang dijalankan. Sejalan dengan garis kebutuhan di Muratara,” tutupnya.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top