Connect with us

Meski Produksi Cincau Menurun, Namun Masih Banyak Yang Memburunya di Bulan Puasa Ini

Foto Putri saat menunjukan proses pengolahan cincau di dapur produksi usaha cincaunya di Kelurahan Wirakarya

Lubuklinggau

Meski Produksi Cincau Menurun, Namun Masih Banyak Yang Memburunya di Bulan Puasa Ini

LUBUKLINGGAU,LK-Sebagian besar sektor usaha kreatif mengalami kelesuan di tengah pandemik virus corona. demikian juga dengan produksi cincau hitam yang dijalankan pengusaha muda bernama Putri (22).

Usaha rumahan yang berada Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini, memproduksi cincau hitam sudah turun menurun dari resep keluarga.

Meski produksi cincau hitam saat ini mengalami penurunan akibat dampak dari Virus Corona atau Covid-19, Cincau hitam milik Putri masih banyak diburu karena menjadi salah satu bahan membuat minuman untuk menu berbuka puasa.

“Memang sih akibat virus corona usaha kita terdampak, namun Alhamdulillah kondisi penjualan tetap.sama seperti bulan puasa tahun lalu,”kata Putri saat dibincangi Linggauklik.com, Rabu (6/5/2020).

Meski lanjutnya, yang dulunya ia memproduksi dalam sehari selama bulan puasa bisa 10 drum, namun puasa kali ini produksinya menurun hingga 5 drum akibat dampak dari virus corona.

Untuk pemasaran cincau hasil produksinya, dipasarkan dan dijual di Pasar Inpres dan Pasar Satelit Kota Lubuklinggau. Untuk harga per loyang bervariasi harganya, ada yang Rp15 ribu ada juga Rp25 ribu, tergantung besar dan kecil ukuran loyangnya.

“Alhamdulillah rejeki tahunan ini, kalau hari biasa kita tidak produksi sebabnya,”ujarnya.

Putri juga mengungkapkan, jika ia mendapatkan bahan baku pembuat cincau, itu didapatkan dari daerah Jawa. Nanti daun cincau ia pesan lalu diantarkan.

Namun dikatakannya, ia memesan bahan baku pembuat cincau itu sebelum virus corona mewabah di Negeri ini,sehingga stok bahan bakunya banyak dan tidak terpanguruh dengan kondisi di daerah Jawa yang saat ini sedang pembatasan sosial.

“Bahannya kita ambil sebelum virus corona mewabah,”katanya.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top