Connect with us

Mentoring Specialist Jadi Ajang Tambah Ilmu Tenaga Kesehatan di Kabupaten Musi Rawas

Lubuklinggau

Mentoring Specialist Jadi Ajang Tambah Ilmu Tenaga Kesehatan di Kabupaten Musi Rawas

LUBUKLINGGAU,LK-Guna menjaga dan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di Kabupaten Musi Rawas dalam menanggulangi kasus penyakit Hipertensi, BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau menggelar kegiatan Mentoring Specialist. Kegiatan yang di ikuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Dokter Praktek Perorangan dan masing-masing PIC Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dalam kegiatan tersebut selain kegiatan Mentoring Specialist, juga disampaikan materi mengenai Progam Rujuk Balik (PRB) dan Program Penanggulangan Penyakit Kronis (Prolanis).

Narasumber kegiatan Mentoring Specialist dr. Fitri Nuryani mengungkapkan penanganan yang tepat terhadap penderita Hipertensi ini sangat penting. Sebab dari hasil penelitian, hanya sedikit yang menyadari menderita penyakit Hipertensi ini. Sedangkan penderita Hipertensi yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi dan bisa berakibat fatal.

“Hasil studi yang dilakukan, 50 persen penderita Hipertensi tidak menyadari ancaman penyakit ini. Kemudian sebanyak 50 persen yang sudah jelas terdiagnosa ini juga hanya setengahnya yang berobat sedangkan setengahnya lagi tidak melakukan pengobatan. Dan hal ini juga diperburuk dari 50 persen yang berobat, hanya setengahnya lagi yang berobat rutin. Sisanya tidak melakukan pengobatan secara rutin.” ungkap Fitri.

Dengan adanya kegiatan ini BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau mengharapkan tenaga kesehatan yang bekerjasama tetap secara terus-menerus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada peserta Program JKN-KIS. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Ibrahim Fikri.

“Kegiatan ini rutin kami adakan setiap tahunnya. Tujuannya selain melakukan penyegaran atau update ilmu, juga untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Peserta JKN-KIS tetap terjaga dengan melakukan sharing informasi terkait Hipertensi ini.” ujar Fikri.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Penjamian Manfaat Primer (PMP) Aida Afrida juga mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pencapaian PRB dan Prolanis. Tujuan utama dari PRB dan Prolanis sendiri yaitu untuk menjaga kondisi peserta JKN-KIS yang menderita penyakit yang termasuk didalam PRB dan Prolanis tetap stabil dan terkendali sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi penyakit.

Lebih lanjut, Aida menyebutkan 9 penyakit yang bisa mengikuti PRB yaitu Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung, Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Epilepsi, Schizophrenia, Stroke, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dan Sirosis Hepatis.sedangkan yang termasuk penyakit yang bisa mengkuti Prolanis yaitu Diabetes Melitus tipe 2 dan Hipertensi.(rls/rdw)

copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top