Connect with us

Lansia Banyak Takut Divaksin, Kini Capaian Vaksin Lansia Baru 54 Persen

Foto Kepala Dinas Kesehatan Cikwi

Lubuklinggau

Lansia Banyak Takut Divaksin, Kini Capaian Vaksin Lansia Baru 54 Persen

LINGGAUKLIK-Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Kota Lubuklinggau Sumsel belum bisa dilaksanakan.
Sebab capaian vaksinasi untuk lansia di Kota Lubuklinggau belum mencapai 60 persen.

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan rapat koordinasi (Rakor) evaluasi pelaksanaan vaksinasi di gedung kesenian Kota Lubuklinggau, Senin (10/1/2022).

Dalam pelaksanaan rakor ini seluruh RT dihadirkan dan diminta untuk mengantarkan warganya ke pusat-pusat layanan vaksin di kecamatannya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan capaian vaksin di Kota Lubuklinggau khusus lansia saat ini baru tercapai 54 persen dari target 60 persen.

“Itulah diharapkan semenjak rakor ini digelar kita menargetkan selama dua hari ini bisa tercapai 60 persen, syukur-syukur kalau lebih,” ungkapnya pada wartawan.

Sedangkan untuk capaian vaksin secara umum atau dosis 1 di Kota Lubuklinggau sudah tembus angka 75 persen bahkan di Sumsel beberapa waktu Lubuklinggau menduduki peringkat ke empat.

“Namun karena sekarang sudah masuk ke anak-anak jadi harus kita kejar sisa 6 persen untuk lansia ini, sehingga pelaksanaan vaksin anak-anak cepat terlaksana,” paparnya.

Ia menyebutkan total lansia di Kota Lubuklinggau saat ini kurang lebih ada 18 ribu, sedangkan target herd imunity untuk lansia ini diangka 14 ribuan, bila tercapai dua hari langsung berlanjut ke anak-anak.

Menurutnya lambannya pelaksanaan vaksin lansia di Kota Lubuklinggau saat ini
karena disebabkan berbagai macam faktor.

“Memang kendala kita lansia ini tidak bisa mandiri, karena harus mengikut sertakan anaknya, mantunya atau siapa pun yang mendampingi,” ujarnya.

Sejauh ini animo masyarakat untuk keluarganya yang ada lansia mengalami penurunan karena banyak yang masih khawatir terjadi apa-apa, tapi setiap pertemuan Dinkes selalu mengingatkan.

Baik di Puskesmas dan Posyandu supaya tidak perlu takut. “Tapi anak-anaknya masih banyak yang takut karena namanya anak dengan orang tua pasti khawatir terjadi apa-apa, itu kendala kita,” ungkapnya.

Otomatis dengan belum tercapainya lansia ini vaksin anak belum bisa dilaksanakan karena harus mendahulukan lansia, aturan ini sesuai dengan Dinkes Provinsi dan kementerian kesehatan.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top