Connect with us

Kronologi Pelajar SMPN 3 Lubuklinggau Tenggelam di Sungai Kelingi, Fakri Sempat Minum Air Dogan

Foto Fauzan dan kawan-kawan saat ditanyai wartawan seusai kejadian

Lubuklinggau

Kronologi Pelajar SMPN 3 Lubuklinggau Tenggelam di Sungai Kelingi, Fakri Sempat Minum Air Dogan

LUBUKLINGGAU,LK-Berawal hanya ingin mencari buah kelapa muda atau dogan, ternyata sebabkan pelajar SMP Negeri 3 Lubuklinggau bernama Fakri Nuzadilah tenggelam di sungai Kelingi di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, atau lebih tepatnya di belakang rumah makan Pagi Sore Kota Lubuklinggau.

Kejadian bermula ketika korban bersama kawan-kawannya berniat hanya ingin mencari buah kelapa muda untuk diminum bersama, namun karena lokasinya dipinggir sungai sehingga Fakri bersama temannya main dan berenang sungai kelingi.

Fauzan salah satu rekan korban dilokasi menceritakan kalau awalnya mereka hanya ingin minum air kelapa muda.

“Lalu kami turun dari jembatan pertamina ulak surung, mencari dogan,”kata Fauzan kepada wartawan.

Terus dikatakan Fauzan, usai minum air dogan, timbul niat teman-teman untuk mandi dan bermain air di sungai kelingi. Sekitar puluhan meter mereka berenang dari lokasi mengambil dogan ke.lokasi korban tenggelam.

Terang dia, mereka berenang dengan saling berpegangan tangan mengikuti arus air sungai kelingi yang deras. Hingga sampai di belakang rumah makan Pagi Sore atau tepatnya didekat jembatan RCA.

Lalu karena arus sungai deras dan Fakri tak bisa berenang, sehingga fakri dan yang teman-temannya terseret arus.

“Kami sudah berusaha memeluk fakri, namun karena air deras dan fakri tidak bisa berenang sehingga pelukan kami lepas, fakri tenggelam dibawa arus,”ujar dia.

Bahkan meski Fauzan bisa berenang, dia dan teman-temannya pun ikut terseret arus air sungai kelingi, dan tersangkut di sampah bambu tengah jembatan.

Melihat Fakri tenggelam, Fauzan dan tujuh orang rekannya langsung naik ke pinggir sungai menuju arah rumah makan pagi sore, dan disana mereka meminta pertolongan warga sekitar.

Namun Naasnya setelah dicari maksimal oleh warga, Fakri belum juga ditemukan hingga saat ini pukul 15.30 WIB.

Kini pencarian terus dilakukan warga dengan alat seadanya dari lokasi korban tenggelam hingga kealiaran arus dangkal.

Kini Basarnas, tagana sudah ada dilokasi dan menurunkan perahu karet, guna melakukan pencarian dialiran sungai yang dalam.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top