Connect with us

Kota Lubuklinggau Akan Terapkan PSBB, Ini Penjelasan Walikota

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Lubuklinggau

Kota Lubuklinggau Akan Terapkan PSBB, Ini Penjelasan Walikota

LUBUKLINGGAU,LK-Pemerintah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan akan memberlakukan secara penuh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai kasus Covid-19.

Menurut Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, penyebaran ini sudah bisa dikatakan sudah kurang bisa dikendalikan lagi karena itu perlu kehati-hatian.

Ia menggambarkan PSBB sendiri sudah terjadi penyebaran melalui tranmisi lokal yang cukup masif, dan pergerakan penyeberan virus sudah sulit dikenadalikan.

“Melihat ibu hamil melahirkan di rapid test tau-tau hasinya positif dan itu membuat kita harus berpikir dari sisi yang lain,”ujarnya Nanan kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Ia menjelaskan bahwa dari hasil tracking dua dokter di Lubuklinggau yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Hasil tracking sudah hampir 600 orang yang sudah dilakkan Rapid Test dan hasilnya 13 orang positif dan itu semunya merupakan tenaga medis.

Sekarang kata Nanan, mereka diminta untuk melakukan isolasi sendiri, tapi ia ingatkan itu belum dikatakan terkonfirmasi positif, itu baru berdasarkan hasil rapid test, dan masih menuggu hasil swab-nya di Palembang,

Saat ini Swab-nya sudah dikirim di Palembang. Kini belum tahu hasil swab-nya apa, mudah-mudahan hasil swab-nya ke-13 orang tenaga medis tersebut hasilnya negatif.

“Jadi saat ini, kita masih menunggu hasilnya, kalau hasil swab-nya ke-13 orang ini positif maka PSBB ini pasti akan kita lakukan di Kota Lubuklinggau,”tegasnya

Oleh karena itu, ia akan menayangkan surat ke Kementerian Kesehatan untuk melakukan PSBB melalui Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Bapak H. Herma Deru.

Ia terus akan mempersiapkan pembagian  sembako, meskipun ada sebagian yang belum terbagi.

Seperti pedagang-pedagang, ini kalau tidak dibagi sembako, sulit untuk meminta mereka tidak berjualan, dan apabila sudah dibagi tak ada alasan untuk mereka tetap berjualan.

Termasuk tukang ojek dan ada juga orang orang yang kena PHK dan dirumahkan, kelompok ini akan terus bertambah dan ini akan menjadi PR Pemerintah.

Ia menghimbaun kepada masyarakat, harus sudah meningkatkan kewaspadaannya, dan sebenarnya  belum bisa mengatakan PSBB ini, tapi yang jelas ini adalah langka-langka yang akan dilaksanakan.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top