Connect with us

Kontak Erat Dengan PDP Muratara Yang Meninggal, Empat Tenaga Medis di Lubuklinggau Positif Covid-19

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Lubuklinggau

Kontak Erat Dengan PDP Muratara Yang Meninggal, Empat Tenaga Medis di Lubuklinggau Positif Covid-19

LUBUKLINGGAU,LK-Empat orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 per 24 April 2020 dari Lubuklinggau diketahui merupakan  satu orang tenaga medis dan dan tiga orang paramedis.

Mereka adalah tenaga kesehatan yang kontak dengan Pasien Dalam Pengawasan PDP 01 asal kabupaten Muratara yang meninggal dunia. Ini dikatakan oleh juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid19 Lubuklinggau dr Jeannita Sri A Purba, dalam pers rilis yang disiarkan Diskominfo Lubuklinggau, Jumat (24/2/2020).

Dalam rilisnya ia menjelaskan tentang kasus konfirmasi yang dilakukan pertama kali dilakukan di Rumah Sakit Swasta pada tenaga kesehatan di rumah sakit AB yang mana  petugas itu memiliki kewaspadaan dini sehingga mereka melakukan  pemeriksaan awal.

Mereka  tidak memiliki gejala namun karena mereka diperiksa kesehatanya menggunakan rapid tes membuat mereka melakukan swab di Palembang.

“Kontak erat mereka kedua dokter RS AB yang terkonfirmasi positif ada dikeluarga berjumlah 10 orang, kontak erat dengan petugas kesehatan  saat melakukan tugas delapan orang,”ujarnya

Ia menjelaskan, Kontak erat kedua dokter ini dengan pasien mulai tanggal 03 sampai 13  Maret berjumlah 498 orang dan yang berdomisili di Kota Lubuklinggau ada 270 orang.

Yang dilakukan swab 29 orang , hasil masih menungu secara resmi namun hasilnya kemungkinan membawa kabar gembira buat kita.

Tracking kasus PDP Almarhumah yang dirawat di RS Swasta SS  dan memiliki riwayat pengobatan di RS AB rawat jalan dan almarhumah bukan penduduk Kota Lubuklinggau.

Dinas kesehatan tetap melakukan tracking pada kasus ini yaitu kontak erat tenaga kesehatan di RS SS ada 11 orang, sudah dilakukan RDT dan Swab secara resmi tetap harus menunggu dari BBLK namun kabarnya juga membahagiakan.

Dengan adanya penambahan empat orang, artinya di Kota Lubuklinggau sudah ada tujuh kasus yang terkonfirmasi, dengan enam kasus tranmisi lokal dan satu kasus berstatus Impor.

Tujuh orang positif tersebut, satu orang menjalani isolasi di RSMH Palembang, dua orang di RS Fatimah Palembang, tiga orang di Rumah Sehat Silampari, satu orang lagi melakukan isolasi mandiri.

“Mereka yang positif kondisi sehat, bahkan tidak diinfus. Mereka akan melakukan swab lanjutan, untuk memastikan kondisinya,” jelas Jeannita.

Adapun riwayat penyebaran Covid19 di Lubuklinggau, menurut Jeannita tersebar dari berbagai klaster. Sedangkan penyebaran terbaru dari transmisi lokal, sehingga Lubuklinggau masuk zona merah.

Adapun riwayat penyebaran Covid19 di Lubuklinggau, sebagai berikut:

1. Dua dokter spesialis penyakit dalam tanpa gelaja, lakukan swab positif Covid19.

2. Tracking dua dokter penyakit dalam, 10 orang keluarga, petugas paramedis 8 orang, pasien 498 orang, yang sudah swab 29 orang (menunggu hasil).

3. Tracking PDP meninggal dunia asal Muratara, kontak erat 11 orang, paramedis 12 orang  dan 1 tenaga medis dan 3 paramedis positif Covid19, yang sudah diumumkan pada hari ini oleh gugus tugas Provinsi Sumsel.

4. Tracking PDP yang melahirkan asal Muratara, masih menunggu hasil swab.

5. Tracking PDP yang meninggal dunia dari Lahat, masih menunggu hasil swab.

6. Hasil tesnya rapid positif paramedis di salah satu rumah sakit milik pemerintah, masih menunggu hasil swab.

7. Hasil rapid positif paramedis di salah satu rumah sakit swasta, masih menunggu hasil swab.

Sementara itu dari Lubuklinggau juga ada penambahan PDP, yakni satu orang yang kini menjalani perawatan di RSUD Sekayu.

Dengan kondisi zona merah ini, Jubir GTPP Covid19 Lubuklinggau meminta warga Lubuklinggau tetap tenang, serta mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan Corona.(rdw)

Foto data ke 13 orang yang terkonfirmasi Positif

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top