Connect with us

Kontak Erat Dengan Pasien Positif Covid-19 Muratara, 27 Orang Statusnya OTG dan Dikarantina

Foto Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut saat rilies di Hotel 929 Kota Lubuklinggau

Lubuklinggau

Kontak Erat Dengan Pasien Positif Covid-19 Muratara, 27 Orang Statusnya OTG dan Dikarantina

LUBUKLINGGAU,LK-Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut, membenarkan kalau pasien yang lahiran di Kota Lubuklinggau dari hasil rapid test Positif Covid-19 merupakan warga Kabupaten Muratara.

Dalam rilies resminya di Hotel 929 Kota Lubuklinggau, Minggu (19/4/2020) malam, Susyanto mengatakan kalau pasien tersebut berusia 40 tahun.

“Pagi tadi kami mendapatkan informasi dari Rumah sakit Ar Bunda, bahwa pasien yang dirujuk dari rumah sakit Rupit setelah dilakukan rapid test positif Covid-19,” kata Susyanto kepada Linggauklik.com.

Dijelaskannya, Pasien ini pasien dari rumah sakit Rupit dan akan melakukan persalinan dan dirujuk kerumah sakit Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Sesuia dengan SOP sekarang, kalau akan melaksanakan operasi akan dilakukan rapid test.

“Ternyata setelah di Rapid Test yang bersangkutan hasilnya positif, tapi walaupun demikian berdasarkan informasi tersebut gugus tugas covid 19 muratara melakukan langka antisipasi,”ujarnya.

Sementara pasien dan anak pasien sedang dirawat dirumah Sakit Ar Bunda Kota Lubuklinggau, anaknya dalam kondisi sehat, dan hasil rapid test bayinya Negatif.

Dikatakan ia, pihaknya sudah melakukan tracking siapa saja yang kontak erat kepada pasien dan dari hasil tracking atau pelacakan ada 10 tenaga medis, dokter, perawat, bidan dan ada 17 orang keluarga dekat, dan tetangga.

“Ada 27 orang dinyatakan statusnya sebagai OTG (orang tanpa gejala) dan saat ini dikarantina di hotel 929 selama 14 hari,”ungkapnya.

Menurut ia, Kenapa di karantina di Hotel 929 Kota Lubuklinggau, karena informasinya mendadak dan pihaknya  belum memiliki fasilitas yang memadai di Muratara.

Oleh karena itu sambung ia, bapak Bupati Muratara H. Syarif Hidayat sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe untuk memberikan persetujuan agar memberikan karnatina di Lubuklinggau.

Dengan adanya informasi hasil rapid test Positif, dan ini baru hasil rapid test, artinya ini petunjuk awal masih harus ditindak lanjuti dengan test yang akurat yaitu swab test.

Oleh sebab itu ia menghimbau keluarga baik itu bapak dan ibu yang mengikuti karantina ini untuk bersabar. Karena ini mengikuti petunjuk dan aturan petugas.

“Dan untuk masyarakat luas sekali lagi corona ini bukan aib, senadanyo terjadi positif tidak perlu dijauhi, tidak perlu dibenci, jangan sampai ada pengucilan apalagi baru hasil rapid test,”kata ia.

Ia juga menambahkan kalau pasien positif hasil rapid test ini, tidak ada memiliki riwayat perjalan keluar kota atau kedaerah Pandemi. Namun beliau ini pekerjaan berjualan minyak di pinggir jalan.(rdw)

Baca juga: Kurang Lengkapnya Alat Medis di RS Rupit, Sebabkan Pasien Positif Asal Muratara Lahiran di Lubuklinggau

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top