Connect with us

Kisah Pengrajin Sapu Ijuk di Lubuklinggau, Tetap Bertahan Meski Sepi Pembeli

Foto soerang pengrajin sapu ijuk saat sedang memproduksi sapu ijuk buatannya di Kota Lubuklinggau

Lubuklinggau

Kisah Pengrajin Sapu Ijuk di Lubuklinggau, Tetap Bertahan Meski Sepi Pembeli

LUBUKLINGGAU,LK-Mulyo Rejo (68), pembuat sapu Ijuk di RT 02 Jalan Sakinah, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau mengaku sudah hampir 8 bulan ini barang dagangannya sepi pembeli. Meski begitu, dia tetap berjuang agar usahanya tetap berjalan di tengah kondisi ekonomi yang kian sulit imbas pandemi Corona.

Dari usahanya itu, ia harus menghidupi keluarga dan pekerjanya. Setiap hari, mereka bekerja di halaman rumahnya yang disulap menjadi tempat pembuatan sapu ijuk.

“Sekarang gara-gara Covid-19 ini penjualan kita turun 50 persen, anjlok  total sekarang,” ungkap Mulyo Rejo pada wartawan, Jumat (27/11/2020).

Menurut ia, sewaktu sebelum pandemi pekerjanya ada empat orang, tapi sekarang yang bekerja hanya dua orang, itu pun tidak tiap hari lagi karena turunnya jumlah pesanan.

Ia mengaku dulu sebelum pandemi dalam satu bulan bisa mengirim 6.000 sapu ijuk ke provinsi Jambi, Bengkulu, Lampung dan Kabupaten Lahat. Namun saat ini mengirim 3.000 sapu ijuk juga susah.

“3.000 itu juga tidak rutin terputus-putus, kalau ada permintaan baru kita kirim. Biasanya dulu empat hari sekali sudah ada permintaan, sekarang seminggu sekali kadang tidak ada permintaan,” ujarnya.

Ia menuturkan, selain menjual sapu ijuk, juga mengirim ijuk untuk bahan pembuatan sumur bor, namun, akhir-akhir ini permintaan ijuk untuk bahan sumur bor juga turun drastis.

“Kalau bahan ijuknya banyak, bahkan sangat banyak dari Curup, tapi kalau bahan banyak (banjir) juga percuma, karena permintaannya sepi,” ujarnya.

Untuk menyiasati turunnya pendapatan permintaan usahanya saat ini, ia terpaksa juga menjual berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sikat dan keset kaki.

“Alhamdulillah untuk saat ini cukup untuk makan dengan balik modal, kalau untuk lebihnya agak susah, bahkan masih ngedrop,” ungkapnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top