Connect with us

Kisah Janet, Sejak Kecil Akrab dengan Pentingnya Jaminan Kesehatan

Lubuklinggau

Kisah Janet, Sejak Kecil Akrab dengan Pentingnya Jaminan Kesehatan

LUBUKLINGGAU,LK-Akrab dengan jaminan kesehatan orang tuanya dari zaman Askes hingga ini menjadi kartu Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), membuat Janet (23) hafal betul seluk beluk Program JKN-KIS ini. Dengan semua pengetahuannya Janet lebih mudah untuk mendapatkan manfaat Program JKN-KIS.

Gadis ceria yang sehari-hari mempunyai beragam aktivitas salah satunya sebagai penyiar radio dan mengajar di salah satu sekolah di Kota Lubuklinggau dituntut untuk memiliki kesehatan yang prima. Kalaupun sakit, perempuan ini juga tidak khawatir sebab ia sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Saya sejak kecil sudah sering melihat orang tua menggunakan kartu Askes untuk berobat, makanya saya bisa mengerti sekali Program JKN-KIS ini sangat berguna dan bermanfaat. Saya juga sudah sering menggunakan kartu ini. Mulai dari mendapatkan alat bantu seperti kacamata sampai berobat rawat inap. Terakhir menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat sakit demam berdarah. Saat sakit demam berdarah saya dirawat sampai 8 hari di rumah sakit dan ternyata semua biayanya dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ujar Janet dengan ceria menceritakan pengalamannya, Senin (17/6).

Ketika sakit awalnya Janet tidak sadar kalau dirinya sedang mengalami sakit demam berdarah. Dirinya hanya merasa pusing, mual, badan rasanya berat dan panas sekali. Sempat Janet mengira hanya demam biasa karena sehari sebelum sakit sempat kehujanan. Ketika mau diperiksakan di Puskesmas di dekat rumah ternyata Puskesmasnya tutup karena saat itu sudah sore. Karena tutup, malam itu juga oleh orang tuanya ia dibawa ke rumah sakit melalui pintu Unit Gawat Darurat (UGD).

Saat diperiksa oleh dokter di UGD rumah sakit diduga ada gangguan saluran kemih. Tapi dokter yang menanganinya ingin melakukan cek darah untuk memastikan apakah ada penyakit lain. Setelah hasil cek darahnya selesai, barulah diketahui ia positif mengidap sakit demam berdarah.

“Sempat saya dikira hanya gangguan saluran kencing sama dokter. Tapi dokternya kurang yakin jadi di cek darah juga. Dari cek darah itu baru ketahuan sakit DBD. Saat itu pelayanan yang didapatkan di UGD rumah sakit ternyata juga baik sekali. Pelayanannya ramah dan sangat responsif mengobati saya. Obat yang didapatkan pun tidak ada kendala dalam mendapatkannya. Asalkan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku berobat menggunakan kartu ini akan lancar tanpa kendala dan tidak mengeluarkan biaya lagi,” ucap Janet.

Ketika hendak keluar rumah sakit Janet tidak merasa dipersulit. Orang tuanya hanya melaporkan sudah dapat izin untuk pulang dari dokter ke bagian administrasi rumah sakit saja. Dengan semua pengalaman yang ia rasakan Janet merasa puas menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Ia hanya menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya Program JKN-KIS untuk semua orang.

“Jangan mendaftar saat sedang membutuhkan pengobatan saja, kalau sudah sehat banyak yang tidak membayar lagi iurannya. Padahal iuran yang dibayarkan tersebut sangat penting untuk bergotong-royong membiayai pengobatan bagi yang membutuhkan,” pesannya.(rls)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top