Connect with us

Kejari Linggau Minim Pegawai, Pencapaian Kerja Tetap Dimaksimalkan

Lubuklinggau

Kejari Linggau Minim Pegawai, Pencapaian Kerja Tetap Dimaksimalkan

LUBUKLINGGAU,LK-Kejakasaan Negeri Lubuklinggau Meski Minim pegawai, tetap akan memaksimalkan pencapian kinerja baik dari bidang Intelijen, Bidang Pidana Khusus (Pidsus), Bidang Pidana Umum (Pidum), dan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negera (Datun).

Kejari Lubuklinggau mempunyai beberapa pegawai yang sudah mutasi dan sekarang jumlah pegawai tinggal 39 pegawai diantaranya Jaksa 18 orang dan pegawai 20 orang.

Hal tersebut disampaikan dalam rilis akhir tahun 2018 soal pencapaian dan kinerja mereka selama satu tahun, Senin (31/12/2018).

Rilis dilakukan di ruang aula Kejari Lubuklinggau oleh Kajari Hj Zairida yang di dampingi Kasi Pidsus M. Iqbal, Kasi Barang Bukti Fery Junaidi, Kasi Datun Aan Tomo dan Kasub Bin Ra Sulaiman.

Dalam rilis, Hj Zairida memaparkan soal capaian kinerja Kejari di bidang intelijen,Pidum, Pidsus, dan Datun dan Bidang Barang Bukti.

Pecanpaian Kinerja untuk bidang Pidsus rincian perkara yang telah dan sedang ditangani, 6 perkara penuntutan, 5 perkara penyidikan dan 5 perkara lagi tahap penyelidikan.

Dilanjutkan ia, untuk penyelamatan kerugian keuangan negara pada tahun 2018 sebanyak Rp880 juta, serta penerimaan pembayaran uang denda dari terdakwa OTT Polda Sumsel Ardiansyah sebesar Rp50 juta.

Sedangkan untuk bidang Pidum pecapaian kerja 2018 mulai dari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) 853 perkara dan yang sudah ditangani 788 perkara.

Untik jumlah berkas yang dinyatakan tahap P-21 ada 748 perkara, dan jumlah berkas yang sudah dilimpahkan ke tahap II ada 728 perkara, jumpah perkara yang sudah disidangkan di Pengadilan atau inkrah 709 perkara dan jumlah yang inkrah sama dengan jumlah berkas yang dieksekusi.

“Pencapaian bidang intelijen dari penyelidikan telah menerima 7 laporan, pengamanan dan pegalangan ada dua kegiatan,pelacak aset 2 orang , pengawan orang asing ada orang, penyuluhan dan penerangan hukum 2 kegiatan,”kata Kajari Hj Zairida saat Pres Rilies.

Dilanjutkan ia, Untuk jaksa masuk sekolah dan jaksa masuk pesantren ada tiga kegiatan, sedangkan untuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah ( TP4D) untuk diLubuklinggau ada 29 kegiatan, Musi Rawas ada 28 kegiatan dan Musi Rawas Utara ada 40 kegiatan.

Diteruskan Kajari, untuk pencapaian dari kinerja seksi barang bukti untuk Keamanan dan Ketertiban Umum (Kamtibum) dari Januari sampai September ada 18, Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda (Oharda) ada 219 perkara dan Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) ada 195 perkara.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top