Connect with us

Kasus Virus Corona Bertambah Banyak, Kota Lubuklinggau Masuk Zona Merah Lagi

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Lubuklinggau

Kasus Virus Corona Bertambah Banyak, Kota Lubuklinggau Masuk Zona Merah Lagi

LUBUKLINGGAU,LK-Klaster penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan telah melebar ke dunia pendidikan. Seperti klaster baru yang terjadi si Pondok Pesantren Ar-Risalah Lubuklinggau sudah terdeteksi sebanyak 15 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti yang dikatakan petugas Kesehatan dari Pukesmas Citra Medika Kota Lubuklinggau dr Darlela menjelaskan sehubungan dengan adanya kasus yang terjadi kepada anak-anak santri Ar Risalah. Berawal petugas Pukesmas Citra Medika mendapat tugas dari kepala Dinas tujuanya adalah untuk kesehatan anal-anak pesantren terkait Covid-19.

“Pada awal Selasa (8/9/202)  kami datang untuk mengecek anak yang ada gejala, dan dicek dak hanya satu yang dapat, lalu  kami lakukan swab kepada anak tersebut dan besoknya hasilnya yang satu itu positif Covid-19,”kata dr Darlela dalam riliesnya kepada awak media, Senin (14/9/2020).

Karena satu anak Positif dikatakan ia, petugas Pukesmas melakukan tracking kepada santri yang lainnya sehingga dapat hasil pada hari itu sebanyak 49 santri yang di swab.

Keesokan harinya lagi jumlah Santri yang di swab sebanyak 79 orang. Dari ke-79 orang santri 37 orang hasil swab-nya sudah keluar. Dari ke 37 orang itu hasilnya 22 orang negatif dan 15 orang dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19.

Menurut ia, pihak pondok pesantren sudah sangat peduli kepada anak-anak, karena kepudiannya itu petugas Pukesmas Citra Medika dipanggil untuk mengawasinya.

Anak-anak yang positif kata ia,  sedang menjalani isolasi oleh pihak pondok, sebabnya di Pondok Pesantren sudah ada rumah sehat dan yang positif akan diisolasi dirumah sehat.

“Kami dari Pukesmas melihat mengenai protokol kesehatan, dan menghimbau kepada orang tua santri tidak usa cemas, pondok pesantren akan menjamin kesehatan anak-anak, semua sudah dipantau dari pukesmas citra medika,”jelasnya.

Selain itu sambungnya, petugas Pukesmas sudah membuat jadwal untuk pengecekan kesehatan anak-anak santri yang sedang  menjalani isolasi dirumah sehat Pondok pesantren.

Sehingga ditegaskan dr Darlela, santri disini tidak dipulangkan karena untuk kesehatan bersama mereka akan di cek kesehatannya, ada kemungkinan apa bila di pulangkan dia yang sedang menjalani isolasi akan menularkan orang lain jadi mereka melakukan isolasi disini.

Sementara berdasarkan data yang dirilies Kominfo Kota Lubuklingga saat ini jumlah kasus Covid-19 di Lubuklinggau saat ini jumlahnya mencapai 378 orang.

Dari ke-378 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, 218 orang sudah dinyatakan sembuh, 12 orang dinyatakan meninggal sementara yang terkonfirmasi positif  dan sedang menjalani isolasi sebanya 148 orang.

Banyaknya Penyebaran virus Corona di Kota Lubuklinggau itu penyebarannya berasal dari transmisi lokal.

Kepala Seksi Surveillance Imunisasi Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Yusri mengatakan dengan jumlah kasus Covid-19 di Lubuklinggau yang banyak penularannya dari lokak sebab itu Kota Lubuklinggau kini ditetapkan sebagai wilayah dengan resiko tinggi atau zona merah.

Dan untuk wilayah Sumsel, sudah ada tiga wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah.

“Ya benar Lubuklinggau, Lahat dan Muara Enim,”kata ia kepada Linggauklik.com saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (14/9/2020).

Ia mengatakan Suatu wilayah yang sudah ada kasus transmisi lokal maka ditetapkan sebagai zona merah.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top