Connect with us

Kapolres: Orang Tua Tak Perlu Panik, Santri Ponpes Ar-Risalah Kondisinya Baik-baik Saja

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa saat bertemu dangan ketua Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ar-Risalah UStad Fahmi Atiq, Rabu (16/9/2020) di Pondok

Lubuklinggau

Kapolres: Orang Tua Tak Perlu Panik, Santri Ponpes Ar-Risalah Kondisinya Baik-baik Saja

LUBUKLINGGAU,LK-Terkait adanya santri di Pondok Pesantran Modern Ar-Risalah yang terpapar Covid-19, Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa menegaskan untuk orang santri tidak perlu panik, karena santri dalam kondisi baik-baik saja.

Ucapan semangat tersebut di katakan AKBP Mustofa saat kunjungannya ke Pondok Pesantren Ar-Risalah guna memberikan dukungan dan juga memberikan obat-obatan, masker dan hand sanitizer bagi para santri di Ponpes, Rabu (16/9/2020).

“Ada beberapa santri kita yang berdasarkan pemeriksaan Swab terkonfirmasi positif, namun bisa kami lihat satri disini dalam kondisi sangat sehat, mereka disini ada bermain bulu tangkis, dan bisa beraktivitas seperti biasa,”kata AKBP Mustofa kepada wartawan.

Dijelaskannya, Dulu mungkin kalau orang melakukan penangan awal itu disebut orang tanpa gejala dan sekarang menjadi suspect, Yang jelas dirinya sudah melihat sendiri kondisi santri disini sangat baik.

Sebab itu ia menghimbau dan menyampaikan pesan kepada orang tua atau wali santri, dirinya selaku Kapolres Lubuklinggau menegaskan hari ini datang ke Pondok Pesantren meyakinkan bahwa santri-santri disini dalam kondisi sangat baik.

Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota untuk selalu memberikan support dalam bentuk vitamin, hand sanitizer, dan juga masker.

“Sehingga kita harapkan dalam waktu dekat, santri-santri kita bisa diambil Swab ulang dan hasilnya dengan segera negatif,”ujarnya.

Ia juga mengajak, mari Orang Tua Wali Santri tidak usa panik, virus corona ini bukan untuk dibicarakan, namun sama-sama semua bahu-membahu bagaimana semua dengan segera menyehatkan santri agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Sementara Ketua Pimpinan Pesantren Ar-Risalah Kota Lubuklinggau Ustad Fahmi Atiq dalam kesempatan ia menyampaikan jika memiliki harapan satu, yakni salah satu obat orang yang sakit itu, selain obat itu sendiri, doa dan dukungan juga menyertainya.

Menurutnya Orang akan semakin sakit, jika tidak mendapatkan dukungan dan doa, maka, dirinya berharap semua dukungan, baik itu dari Pemerintah terutama juga dari masyarakat.

“Orang-orang yang terpapar covid baik di Arisalah maupun di pesantren manapun atau didaerah manapun itu semua kita berikan dukungan yang maksudnya mereka dapat menerima dengan tegar dan tentu jangan dikucilkan,”terang ia.

Sebabnya sambung ia,  orang yang mengkucilkan dalam artian mencemooh karena dalam sebuah Hadis Nabi Muhammad mengatakan jangan tunjukan kebencian kepada saudaramu yang terkena musibah, karena bukan apa-apa, apa yang kami cemooh kepada saudara mu bisa jadi itu menimpa dirimu sendiri.

Ustad Fahmi mendoakan semua warga di Silampari ini sehat, tetapi dirinya dan Pesantren juga butuh doa. karena selain Iman yang menjadikan kekuatan, selain Islam menjadi kekuatan, selain syariat protokol kesehatan, ibadah dan doa.

Ada satu juga yang paling penting yakni ketika orang tersebut diberikan motivasi untuk bersabar melakukan segala hal yang baik insyallah mereka akan sehat dan jauh dari pandangan buruk.

“Seperti saling mencintai kami butuh dicintai seperti kami mencintai para santri,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top