Connect with us

Ini Tarif Retribusi di Terminal Kalimantan Lubuklinggau, Oknum Minta Lebih Silakan Lapor

Foto Kepala Dishub Kota Lubuklinggau Abu Jaat

Lubuklinggau

Ini Tarif Retribusi di Terminal Kalimantan Lubuklinggau, Oknum Minta Lebih Silakan Lapor

LUBUKLINGGAU,LK-Karena aksi pungutan liar (Pungli) saat oknum petugas retribusi Terminal Kalimantan Kota Lubuklinggau viral di Media Sosial (Medsos), membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuklinggau Abu Jaat membeberkan tarif retribusi yang sebenarnya.

“Retribusi untuk kendaraan yang masuk ke dalam terminal Kalimantan adalah untuk kendaraan truk Rp. 8000, pick up Rp. 2000 dan angkot Rp. 1000,”kata Kadishub Kota Lubuklinggau Abu Jaat kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Disebutkannya, petugas dilapangan hanya dibolehkan mengabil retribusi terminal, oleh sebab itu dia memberikan peringatan keras kepada petugas lainnya jangan melakukan aksi pungli, jika terjadi aksi pungli maka akan dipecat.

Dia juga menambahkan, jika ada Masyarakata baik Kota Lubuklinggau dan juga dari luar Kota Lubuklinggau ada yang merasa tidak puas dengan pelayanan petugas Dishub, segera laporkan.

“Memang petugas kami disamping penerikan restribusi, kami juga ada koordinator, ada Kasinyo, ada Kabid,”ujar dia.

Jadi sambung dia, dia membantah kalau kegiatan penarikan retribusi tidak ada pengawasan, dia menyebut dilapangan ada petugas yang koordinator yang mengawas itu.

“Mereka ada yang mengawasi,”ujarnya.

Diketahui Oknum Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) mendadak viral di media sosial lantaran diduga melakukan aksi pungli di terminal Kalimatan Kota Lubuklinggau.

Sebuah video berdurasi 58 detik itu viral di media sosial.

Rekaman video yang menggambarkan oknum berpakaian Dishub dengan lambang Kota Lubuklinggau hendak melakukan aksi pungli di kawasan terminal Kalimantan.

Dari percakapan, oknum tersebut meminta kepada supir mobil truk, agar memberikan uang Rp.50 ribu. Sementara sang supir truk menyebutkan kalau biaya retribusi adalah sebesar Rp.30 ribu.

Namun sang oknum bersikeras meminta uang tambahan kepada supir agar sebesar Rp 20 ribu. Karena aksi itu  sang supir nampaknya tak terima hingga merekam aksi pungli itu dengan menggunakan Handphone (HP), hingga menjadi viral di medsos.

Petugas Dishub sempat meminta agar sang perekam berhenti, dan mematikan HP dan manghapusnya. Namun sang supir tidak menggubrisnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top