Connect with us

Imam Alami Gangguan Jiwa, Sang Ibu: Kami Hanya Bisa Pasrah

Foto Imam saat sedang tertidur pulas dirumahnya di Masjid Mustaqim

Lubuklinggau

Imam Alami Gangguan Jiwa, Sang Ibu: Kami Hanya Bisa Pasrah

LUBUKLINGGAU,LK-Imam(19) warga RT 1 Kelurahan Tapak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau menderita gangguan jiwa sejak ia duduk di bangku SMA kelas X.

Imam adalah anak pasangan suami istri Jauhari (53) dan Sumirah (49). Mereka terpaksa membiarkan anaknya berkeliaran karena kalau ia dikurung suka mengamuk.

Imam mengalami gangguan jiwa sejak berumur 16 tahun awal mula dikarenakan alami kesurupan, Iman duluanya sekolah namun karena alami gangguan jiwa sehingga ia memutuskan untuk berhenti di bangku SMA.

Imam pernah dirawat di Rumah Sakit dan sempat membaik. Namun setelah itu kemudian penyakitnya kembali kambuh.

“Pertama-tama ia itu kesurupan, lalu dirukiah dan dibawa kerumah sakit lalu sembuh dan sudah itu kambuh lagi,”kata Ibu Sumirah saat disambangi Linggauklik.com, Jumat (13/13/2019).

Dicetakannya awalnya Imam itu suka berbicara sendiri, lalu ketawa-tawa, sebab Sumirah sendiri perna memantau dengan berpura-pura tidur disebalah Imam, namun Ibuhnya mulai merasah aneh melihat anaknya tertawa sendiri.

Lalu lanjutnya, sudah lama-lama ngoceh sendiri, setelah itu Imam berteriak-teriak sendiri, sudah itu kalau Imam menonton TV suka berteriak sebut “Indonesia, Indonesia,”.

Terus, lama- kelamaan Imam mulai mengganggu orang, dan kalau ada anak gadis yang lewat, ia suka mencuil-cuil.

“Memang sudah dua minggu ini Iman sangat meresahkan warga, kalau dikurung dia ngamuk-ngamuk,”ungkapnya.

Dikatakan Sumirah, kalau ia ingin sekali anaknya dibawa kerumah sakit jiwa, namun ia berpikir membawa kerumah sakit itu butuh biaya yang besar, tentu suaminya yang hanya bekerja sebagai marbot masjid dan ia sendiri membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sayur pastinya tidak mempunyai biaya.

Kepada Linggauklik.com Sumirah bercerita sebenarnya ia berharap mendapat bantuan dari pemerintah terkait untuk merawat anaknya.

“Harapan saya anak saya tidak meresahkan warga lagi dan saya banyak mendapat laporan warga terus,”ungkapnya dengan tabah.

Ia saat ini hanya bisa pasrah dengan keadaan. dan merawat anaknya semampu yang ia bisa.(rdw)

Baca juga: ODGJ Resahkan Warga Kelurahan Tapak Lebar, Kerap Buka Celana

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top