Connect with us

16 Billboard Caleg Melanggar, Bawaslu Beri Peringatan

Lubuklinggau

16 Billboard Caleg Melanggar, Bawaslu Beri Peringatan

LUBUKLINGGAU,LK-Sedikitnya ada 16 billboard calon anggota legislatif yang melanggar, Bawaslu Kota Lubuklinggau melakukan pemasangan striker peringatan yang bertuliskan “alat peraga kampanye ini melanggar!!!”.

“Dipasang itu kan berdasarkan surat edaran Bawaslu Nomor 1990 bahwa alat peraga yang dipasang itu karena dia dianggap itu berbayar, itu tidak boleh dipasang di bilboard itu yang dikenakan retribusi,”kata Anggota Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaiaan Sengketa Bawaslu Lubuklinggau, Bahus, Rabu (6/2/2019).

Dijelaskan Bahusi pemasangan tulisan, menurut pihaknya sejenis pemberitahuan pada masyarakat. Dan sudah dipasang di 16 titik untuk bilboard diantaranya di Jl Yos Sudarso, Ahmad Yani dan Jl Garuda. Rata-ratya alat peraga yang terpasang di bilboard tersebut didominasi Caleg DPR RI, adapula satu yakni DPRD Kota Lubuklinggau.

Diungkapkannya, setelah pihaknya pasang itu, untuk partai politik itu untuk melepaskannya, dilepas oleh pihak yang masang, pihaknya tidak tahu ada yang DPD, pihaknya tidak tahu dimana karena DPD ini kan.

Diteruskannya Pihak Bawaslu mengaku sudah kirim surat berbarengan dengan dipasangnya tulisan di bilboard ke partai masing-masing. Termasuk pula ketim untuk calon DPD.

“Bahwa itu tidak boleh dipasang karena melanggar surat bawaslu nomor 1990 itu,”ungkapnya

Untuk tenggang waktu atau batas waktu dikatakan Bahusi, pihaknya menunggu koordinasi lebih lanjut dari Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sebab Bawaslu kan secara vertikal pihaknya serempak biar sama, itu dikoordinir provinsi untuk pelapasan untuk instruksinya.

Lebih lanjut, pihaknya saat ini menunggu instruksi. Dan pemasangan kertas tulisan di bilboard tersebut sudah dilaksanakan pihaknya sejak Senin kemarin.

“Yang jelas kami kasih peringatan dulu bahwa itu salah, melanggar, supaya untuk pihak partai melepaskannya dengan sukarela sebelum dibongkar dari kami,” tegasnya.

Lalu ketika memang ada instruksi dari Provinsi bahwa ada penurunan secara serentak, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Sepertio kepolisian untuk pengamanan, Pol PP untuk membersihkannya, kemudian dengan dinas pertamanan untuk meminjam chrane.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top