Connect with us

HS : Jangan Gunakan Tangan Kekuasaaan Mode Kerajaan

Lubuklinggau

HS : Jangan Gunakan Tangan Kekuasaaan Mode Kerajaan

Spanduk Pengumuman Penutupan Jalan Umum Menuju RS Siti Aisyah

JAKARTA, LK – Koordinator Gerakan Sumpah Undang-Undang, Herman Sawiran sangat menyayangkan dengan adanya penutupan jalan umum sekitar Rumah Sakit Siti Aisyah.

Untuk itu, dia meminta DPRD Kota Lubuklinggau segera meninjau ulang, apakah penutupan jalan umum tersebut atas dasar peraturan hukum atau apa?

“Apa ini perintah Walikota atas permintaan siapa ? Mohon dijelaskan,”jelas Herman Sawiran, Kamis (07/02/2019).

Dia melanjutkan,pada dasarnya emang haknya Walikota Lubuklinggau mau diapakan Kota Lubuklinggau ini.

“Namun, ingat bukan berarti bisa bertindak semau-maunya tanpa ada pertimbangan-pertimbangan,”tegasnya.

Oleh sebab itu dirinya berharap jika ada kebijakan harus di publikasikan mengingat jalan tersebut merupakan jalan umum artinyajalan rakyat.

“Penutupan jalan biasanya oleh Polisi atau Polantas dengan tujuan untuk mengatur jalan yamg macet guna mengatur lalulintas biar lancar. Nah, ini macet kagak, tau tau-taunya ditutup ntah permanen atau sementara.jadi, jangan gunakan tangan kekuasaan mode kerajaan sehingga membuat masyarakat resah,”paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H . Rodi Wijaya melalui Ketua Komisi III, Raden Syalendra saat diminta konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya juga banyak medapatkan laporan perihal penutupan jalan sekitar RS Siti Aisyah tersebut.

“Nanti kita selidiki terlebih dahulu duduk persoalannya,”pungkasnya.

Penulis : Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top