Connect with us

Hindari Kriminalisasi Guru

Foto: Penyerahan penghargaan kepada guru-guru

Lubuklinggau

Hindari Kriminalisasi Guru

LUBUKLINGGAU,LK-Puncak Ulang Tahun ke – 74 PGRI dan Hari Guru Nasional di Lubuklinggau diperingati di Balai Embun Semimbar STKIP PGRI Lubuklinggau, Selasa (26/11/2019).

Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe dalam kegiatan tersebut meminta insan pendidikan, meliputi guru, komite, OSIS, siswa dan lainnya, supaya membuat nota kesapahaman dengan aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan.

“Saya minta insan pendidikan ada nota kesepahaman dengan aparat hukum,” kata Wako.

Adanya nota kesepahaman dengan aparat hukum, kata dia, insan pendidikan dapat mengetahui bagaimana dalam mendidik anak-anak, apakah dinyatakan penganiayaan atau pembinaan. “Jangan sampai hanya mencubit untuk menegur anak murid merokok dikatakan penganiayaan,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut dia, para pendidikan atau insan pendidikan yang telah melakukan nota kesepahaman maka dapat mengetahui secara konkret, dimana pasal penganiayaan atau pembinaan. “Kalau itu dilakukan (Nota Kesepahaman), Insyallah kita (insan pendidik) dilindungi dalam memberikan pembinaan pada anak anak murid,” jelasnya.

Ditambahkan Nanan sapaan SN Prana Putra Sohe, para guru yang telah melakukan nota kesepahaman dengan BNN Kota Lubuklinggau agar ditindaklanjuti bukan hanya sekedar tandatangan saja. “Jangan sampai ada oknum guru yang memanfaatkan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Sumatera Selatan Ahamad Juliato menegaskan Kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau agar di berikan kesejahteraan guru dan dibuat SK Wali Kota.(rdw)

Copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top